Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
ABPEDNAS Gandeng Kejaksaan Gelar Lomba Film Pendek Jaksa Garda Desa
Kamis, 25 Desember 2025 07:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menyambut Hari Desa Nasional yang diperingati setiap 15 Januari, Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS Indonesia) menggandeng Kejaksaan Republik Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri menggelar Lomba Film Pendek Nasional bertema “Jaksa Garda Desa”. Pendaftaran kompetisi ini resmi dibuka untuk menyemarakkan Hari Desa Nasional 2026.
Lomba film pendek berskala nasional ini bertujuan memperkuat literasi hukum di tingkat desa, khususnya terkait optimalisasi fungsi pengawasan, penyaluran aspirasi masyarakat, serta transparansi pengelolaan keuangan desa. Program ini juga menjadi bagian dari dukungan ABPEDNAS terhadap implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto ke-6, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.
Inisiatif lomba ini digagas oleh Aditya Yusma, produser film layar lebar Rahasia Rasa dan Sultan Agung. Melalui media visual kreatif, lomba ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pemerintah desa dan kelurahan, serta kementerian dan lembaga terkait dalam menciptakan tata kelola desa yang akuntabel.
Baca juga : PT IIM Gandeng 4 Lembaga Sosial Kemanusiaan Bantu Korban Bencana di Sumatera
“Kami menginisiasi Lomba Film Pendek Jaksa Garda Desa untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo ke-6. Melalui karya film, program JAGA DESA milik Kejaksaan RI, khususnya Jaksa Agung Muda Intelijen, dapat tersosialisasi lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran dengan mengedepankan pendekatan pencegahan,” ujar Aditya Yusma selaku Sekretaris Jenderal DPP ABPEDNAS, Rabu (24/12/2025).
Kompetisi ini terbuka luas bagi berbagai elemen desa, meliputi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di seluruh Indonesia, pemerintah desa atau kelurahan, serta organisasi kemasyarakatan dengan syarat melampirkan surat tugas resmi dari BPD, pemerintah desa, atau kelurahan setempat.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan lomba ini disampaikan oleh Jaksa Agung Muda Intelijen, Prof. Dr. Reda Manthovani. Ia menilai lomba film pendek ini sebagai langkah inovatif dalam mendukung program JAGA DESA sebagai sarana sosialisasi pengawasan hukum yang bersifat preventif.
Baca juga : Gandeng SKK Migas, Bina Antarbudaya Gelar AFS Global Future Leaders Network 2025
“Bidang Intelijen Kejaksaan RI sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Melalui pesan-pesan kreatif dalam film pendek, masyarakat desa dapat memahami bahwa pengawasan hukum bertujuan memastikan pengelolaan keuangan desa yang berintegritas demi kesejahteraan bersama,” tegas Prof. Reda Manthovani, seraya menutup pesannya dengan ajakan, “Jangan lupa bahagia.”
Sementara itu, Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, menegaskan bahwa esensi utama lomba ini adalah edukasi publik mengenai pentingnya fungsi pengawasan terhadap keuangan desa.
“Kreativitas sineas tidak diukur dari kecanggihan teknologi, melainkan dari kekuatan ide. Dari desa, kreativitas mampu tumbuh dan mencapai level nasional, sejalan dengan visi membangun desa yang bersih dan berintegritas sesuai mandat Asta Cita,” ujar Indra Utama.
Baca juga : Muhammadiyah Pagedangan Gelar Milad dengan Jalan Sehat dan Donasi Bencana
Pendaftaran lomba dilakukan secara digital melalui portal resmi www.abpednas.id. Panitia juga memastikan pendampingan bagi peserta yang mengalami kendala melalui Kejaksaan Negeri, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta pengurus ABPEDNAS di daerah.
Pendaftaran dan pengiriman karya dibuka hingga 5 Januari 2026 untuk menyemarakkan Hari Desa Nasional 2026 dengan semangat integritas dan kreativitas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya