Dark/Light Mode

Aksi Premanisme Di Jakarta Bikin Resah Masyarakat

Abdul Aziz: Premanisme Ganggu Investasi Dan Iklim Usaha

Minggu, 19 April 2026 07:10 WIB
Abdul Aziz, Anggota DPRD DKI dari Fraksi PKS. FOTO: IG PRIBADI
Abdul Aziz, Anggota DPRD DKI dari Fraksi PKS. FOTO: IG PRIBADI

RM.id  Rakyat Merdeka - Aksi premanisme masih marak terjadi di DKI Jakarta. Hal ini pun menjadi perhatian para anggota DPRD DKI Jakarta.

Sebelumnya, pada Jumat (10/4/2026), beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang pengemudi bajaj di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dimintai uang setoran oleh seorang oknum pria.

Selain itu, ada pula pedagang bakso di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat yang mengalami aksi serupa. Ia dimintai uang iuran sebesar Rp 100 ribu. Namun, karena pedagang tersebut menolak permintaan itu, pria yang meminta setoran merusak mangkuk miliknya.

Baca juga : DPR: Pilih Yang Profesional

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan, akan menindak tegas aksi premanisme di Ibu Kota. “Tidak ada kompromi lagi. (Untuk) premanisme di Jakarta, saya sebagai Gubernur tidak ragu-ragu untuk menindak tegas,” kata Pramono saat memberikan keterangan di Bambu Apus, Jakarta Timur, Minggu (12/4/2026).

Terkait aksi premanisme di Tanah Abang, Pramono mengatakan telah meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dinas terkait untuk mengambil tindakan tegas. “Saya sudah melihat videonya dan sudah meminta kepada Satpol PP serta kepala dinas untuk mengambil tindakan tegas,” ujarnya.

Menanggapi masih adanya aksi premanisme, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Justin Adrian Untayana berpandangan, aksi tersebut sangat mengganggu masyarakat. Ia mengaku kecewa karena Pemprov DKI Jakarta dinilai belum mampu menyelesaikan permasalahan premanisme.

Baca juga : 2 Menteri Menyambut, Siswa Makin Semangat

“Sebenarnya, ketidakmampuan Pemprov DKI dalam mengantisipasi dan merespons masalah premanisme ini tidak mengherankan. Masalah tawuran saja tidak bisa diselesaikan, apalagi yang lebih terorganisasi seperti premanisme,” tegas Justin, Kamis (16/4/2026).

Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdul Aziz mengatakan, premanisme di Jakarta bukan fenomena tunggal. Menurutnya, premanisme muncul dari kombinasi berbagai faktor di masyarakat.

“Ada faktor ekonomi, sosial, kelembagaan, dan penegakan hukum,” ujar Abdul Aziz kepada Rakyat Merdeka, Jumat (17/4/2026).

Baca juga : Program MBG Ciptakan Peluang Usaha Lokal

Untuk mengetahui pandangan Abdul Aziz mengenai aksi premanisme yang masih marak di Jakarta, berikut wawancaranya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.