Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Said Iqbal Masuk Pemerintahan, Apakah Buruh Akan Tetap Kritis?
Mirah Sumirat: Buruh Tidak Boleh Bergantung Satu Tokoh
Jumat, 12 Juni 2026 07:45 WIB
Sebelumnya
Apa tanggapan Anda terkait masuknya tokoh buruh, Said Iqbal, ke Pemerintahan?
Masuknya tokoh-tokoh buruh ke dalam Pemerintahan merupakan perkembangan yang patut diapresiasi. Sebelumnya, kita melihat Pak Jumhur Hidayat mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah, dan kini Pak Said Iqbal juga memperoleh amanah sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Hal ini menunjukkan bahwa isu ketenagakerjaan dan suara pekerja semakin mendapat perhatian dalam proses pengambilan kebijakan nasional. Namun demikian, saya berpandangan bahwa nasib dan arah perjuangan buruh tidak boleh bergantung pada satu atau dua tokoh.
Baca juga : Mirah Sumirat: Jangan Berhenti Pada Pembangunan Simbol
Mengapa seperti itu?
Gerakan buruh merupakan gerakan kolektif yang lahir dari kebutuhan pekerja untuk memperjuangkan hak, kesejahteraan, dan keadilan di tempat kerja. Oleh karena itu, keberadaan tokoh buruh di Pemerintahan tidak boleh membuat gerakan serikat pekerja kehilangan daya kritis maupun independensinya. Saya justru berharap kehadiran tokoh buruh di Pemerintahan dapat memperkuat jembatan komunikasi antara pekerja dan Pemerintah.
Menurut Anda, langkah konkretnya seperti apa?
Aspirasi pekerja diharapkan dapat lebih cepat didengar, dipahami, dan ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan yang nyata. Namun, pada saat yang sama, organisasi serikat pekerja harus tetap menjalankan fungsi pengawasan, advokasi, dan penyampaian aspirasi secara independen.
Baca juga : Mirah Sumirat: Gerakan Buruh Tidak Bergantung Satu Orang
Lalu, dengan dua tokoh buruh masuk ke Pemerintahan, apakah pergerakan serikat pekerja akan berkurang?
Menurut saya, tidak seharusnya demikian. Serikat pekerja tetap memiliki peran yang sangat penting, karena merekalah yang berinteraksi langsung dengan persoalan yang dihadapi pekerja sehari-hari. Kehadiran tokoh buruh di Pemerintahan seharusnya menjadi pelengkap, bukan pengganti, dari peran serikat pekerja. Yang perlu dipahami juga adalah bahwa ketika seseorang sudah berada dalam posisi Pemerintahan, maka tanggung jawab yang diemban bukan lagi hanya mewakili kelompok atau organisasi asalnya. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Jumat, 12 Juni 2026 dengan judul: Said Iqbal Masuk Pemerintahan, Apakah Buruh Akan Tetap Kritis? Said Iqbal: Kami Berjuang Dari Dalam Pemerintahan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya