Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Apa Manfaat Museum Marsinah Dan Rumah Singgah Bagi Buruh?
Mirah Sumirat: Jangan Berhenti Pada Pembangunan Simbol
Selasa, 19 Mei 2026 07:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah, di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Peresmian ini sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan buruh dan pengingat sejarah gerakan pekerja di Indonesia.
“Bismillahirrahmanirrahim. Pada pagi hari ini, Sabtu, 16 Mei 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur,” ucap Prabowo, dalam peresmian tersebut.
Dalam sambutannya, Presiden mengaku merasa terhormat dapat meresmikan Museum Marsinah. Kepala Negara lalu mengenang permintaan para buruh saat mengusulkan Marsinah menjadi Pahlawan Nasional. Marsinah dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 2025.
“Saya mendapat kehormatan untuk menjadikan beliau sebagai Pahlawan Nasional. Waktu itu mereka (para buruh) meminta, ‘Bapak harus meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk’. ‘Baik’, saya datang,” kata Prabowo.
Baca juga : Irma Suryani Chaniago: Momentum Pengingat Keadilan Untuk Pekerja
Prabowo telah melihat langsung kamar dan sejumlah peninggalan Marsinah di museum tersebut yang masih dipertahankan seperti semula. Museum Marsinah dibangun di kawasan rumah masa kecil Marsinah dan dirancang sebagai ruang memorial perjuangan buruh.
Selain menjadi tempat penyimpanan arsip dan barang pribadi milik Marsinah, museum tersebut juga dilengkapi fasilitas rumah singgah bagi pekerja dari berbagai daerah.
Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai NasDem Irma Suryani Chaniago, mengapresiasi langkah Presiden meresmikan Museum Marsinah dan rumah singgah bagi buruh tersebut. Menurut dia, bangunan itu mengingatkan publik mengenai upaya Marsinah dalam memperjuangkan hak dan keadilan pekerja.
“Semoga yang dilakukan Pak Presiden menjadi pengingat bagi Pemerintah sekarang dan penguasa selanjutnya,” ujar Irma, saat dihubungi Rakyat Merdeka, Minggu (17/5/2026).
Baca juga : Registrasi Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP
Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) Mirah Sumirat melihat, langkah Presiden meresmikan Museum Marsinah dan rumah singgah memiliki makna penting. Sebab, Marsinah bukan hanya simbol perjuangan buruh, tetapi juga simbol perjuangan keadilan dan keberanian pekerja dalam memperjuangkan hak-haknya.
“Ini tentu sesuatu yang positif karena selama ini perjuangan buruh sering kali kurang mendapat tempat dalam perhatian negara,” ungkap Mirah, kepada Rakyat Merdeka, Senin (18/5/2026).
Namun, lanjut Mirah, penghormatan terhadap Marsinah tidak cukup berhenti pada pembangunan museum atau simbol semata, tetapi juga harus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak kepada pekerja.
“Yang paling penting adalah bagaimana semangat perjuangan Marsinah diwujudkan dalam kebijakan yang benar-benar melindungi pekerja hari ini,” tegasnya.
Baca juga : Kopdes Masuk Jalur Wisata
Untuk mengetahui pandangan Mirah Sumirat mengenai peresmian Museum Marsinah dan nasib buruh ke depan, berikut wawancaranya:
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya