Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kasus Influenza Di Indonesia Alami Peningkatan, Apa Berbahaya?
Masdalina Pane: Upaya Pencegahan Masih Belum Optimal
Kamis, 8 Oktober 2026 07:15 WIB
Sebelumnya
Indonesia dilanda wabah virus influenza A. Apa sebenarnya virus ini?
Influenza A adalah jenis virus menular yang menyerang saluran pernapasan manusia. Di Indonesia, influenza A sebenarnya sudah bersirkulasi. Dalam dua bulan terakhir, jenis yang paling dominan adalah influenza A subtipe H1N1 PDM09, bukan influenza A H3N2 subclade K yang belakangan sering disebut sebagai “superflu”.
Dulu, influenza A H1N1 PDM09 dikenal sebagai swine flu atau flu babi. Virus ini memicu pandemi pada 2009. Jadi, ini merupakan virus lama dan bukan sesuatu yang seharusnya membuat masyarakat cemas secara berlebihan.
Baca juga : Aji Muhawarman: Peningkatan Karena Pengaruh Musim
Mengapa virus ini menyebar cukup cepat?
Virus influenza memiliki pola musiman atau seasonal. Secara umum, dunia dibagi menjadi dua wilayah, yaitu belahan bumi utara (Northern Hemisphere) dan belahan bumi selatan (Southern Hemisphere). Indonesia berada di wilayah tropis yang juga dipengaruhi oleh pola musim di belahan bumi utara. Biasanya, kasus influenza A meningkat pada September hingga Januari. Pola ini terjadi setiap tahun dan dipengaruhi oleh perubahan suhu serta kelembapan.
Selain faktor musiman, perubahan suhu dan kelembapan juga dapat memengaruhi penyebaran influenza A. Ketika suhu dan kelembapan berubah, kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan virus untuk bertahan dan menyebar.
Baca juga : Semua Kader Diminta Solid, PAN Targetkan Masuk 3 Besar Di Pemilu 2029
Lalu, apa catatan Anda untuk Pemerintah?
Yang menjadi persoalan adalah bagaimana Pemerintah mengantisipasi peningkatan kasus. Padahal, peningkatan kasus influenza sebenarnya dapat diperkirakan berdasarkan pola yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Seharusnya, sejak April hingga Juli sudah ada langkah-langkah pencegahan untuk menghadapi musim influenza.
Jadi, menurut saya, upaya pencegahan yang dilakukan masih kurang.
Baca juga : Bentuk 217 DPRt Dalam 6 Hari, PKB Banyuwangi Yakin Menangkan Pemilu 2029
Masalahnya, ketika kasus influenza A mulai meningkat, masyarakat tidak melakukan pengetatan protokol kesehatan seperti pada masa pandemi Covid-19. Masyarakat hanya diberi tahu bahwa kasus sedang meningkat, tetapi tidak banyak diberikan arahan mengenai apa yang harus dilakukan untuk mencegah penularan. Akibatnya, penularan terus terjadi secara alami karena interaksi dan mobilitas masyarakat tetap tinggi. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 8 Oktober 2026 dengan judul "Kasus Influenza Di Indonesia Alami Peningkatan, Apa Berbahaya? Masdalina Pane: Upaya Pencegahan Masih Belum Optimal"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya