Dark/Light Mode

Dorong Ekonomi Daerah, Tim PKM Usakti Berikan Pelatihan di Menes, Pandeglang

Minggu, 22 September 2024 21:31 WIB
Tim PKM Usakti melakukan kunjungan ke Desa Cigandeng, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Minggu (22/9/2024). (Foto: Dok. Usakti)
Tim PKM Usakti melakukan kunjungan ke Desa Cigandeng, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Minggu (22/9/2024). (Foto: Dok. Usakti)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Universitas Trisakti (Usakti) melakukan tindak lanjut pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), di Desa Cigandeng, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Minggu (22/9/2024), Tim PKM Usakti mengadakan kunjungan untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan PKM yang sudah dilakukan, dengan mengusung tema “PKM Pemanfaatan Limbah Melinjo sebagai Upaya Diversifikasi Produk untuk Meningkatkan Pendapatan Kelompok Ibu-ibu Pembuat Emping Melinjo di Desa Cigandeng, Pandeglang”.

Tim monitoring dan evaluasi PKM dipimpin Ketua Program, Dr. Ir. Mohammad Ischak. Anggota dan pendukung yang datang juga lengkap, yaitu Dian Octaviani, Mustamina Maulani, Ida Busnetty, Achlis Diinal, dan 2 mahasiswa yaitu Waldah Nur Jamilah dan Rendy Amanda. Kegiatan juga dihadiri kelompok ibu-ibu yang sebelumnya mendapatkan pelatihan, serta Pj Kepala Desa Cigandeng, Emet Hambali.

Baca juga : Dorong UMKM Go Legal, ASDP Berikan Pelatihan Haki Untuk Mitra Binaan

Ketua Pelaksana Dr.Ir. Mohammad Ischak mengatakan, kegiatan monev PKM ini untuk melihat secara langsung sekaligus mendapatkan umpan balik dari mitra kelompok ibu-ibu yang pada 3-4 September lalu mendapatkan tiga pelatihan. Yaitu “Pelatihan Desain Kemasan Makanan Olahan Berbahan Kulit dan Cangkang Melinjo”, “Pelatihan Manajemen Keuangan Sederhana dan Pemasaran Makanan Olahan Berbahan Kulit dan Cangkang Melinjo”, dan “Pelatihan dan Praktek Pengolahan Limbah Kulit dan Cangkang Melinjo Menjadi Aneka Makanan yang Bernilai Ekonomis”.

Pada saat monev, ibu-ibu peserta menunjukkan kemampuan mereka setelah mendapatkan pelatihan dengan praktik langsung pembuatan serta hasilnya berupa 6 macam aneka makanan berbahan cangkang dan kulit melinjo. Meliputi: dodol kulit melinjo, brownies, cookies, lidah kucing, kembang goyang, dan kue semprong.

Baca juga : Hari Kedua, Tim Kaltim Pimpin Perolehan Medali Emas Gulat PON XXI

Ibu-ibu peserta pelatihan tersebut sangat senang. Mereka menyatakan, pelatihan itu semua bermanfaat. Dengan pelatihan itu, mereka mempunyai keterampilan untuk menghasilkan pendapatan tambahan dengan membuat dan menjual olahan makanan yang mempunyai rasa enak dan layak jual.

Pada acara monev tersebut, Ketua Pelaksana Dr.Ir. Mohammad Ischak menyerahkan seperangkat alat pengolahan makanan kepada Ketua Kelompok, Ibu Lilis, melalui Pj Kepala Desa Cigandeng. Alat tersebut sebagai aset desa yang dapat digunakan kelompok ibu-ibu untuk mempraktikkan secara mandiri hasil dari pelatihan.

Baca juga : Dorong Kompetensi Pengusaha Lokal, Menteri Erick Kenalkan Aplikasi Naksir UMKM di Medan

Kegiatan PKM oleh Tim dari Universitas Trisakti ini merupakan program yang didanai Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, melalui Pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM Hibah BIMA) Tahun Anggaran 2024 dengan Nomor Kontrak 066/E5/PG.02.00/PM.BATCH.2/2024 dan kontrak turunan 1060/LL3/DT.06.01/2024, 249/A/LPPM-M/USAKTI/VIII/2024.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.