Dark/Light Mode

Tampung 250 Putra Putri

Asrama SMK Pertanian JHL Foundation Siap Dukung Program Ketahanan Pangan

Jumat, 25 Oktober 2024 12:23 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Progres pembangunan SMK Pertanian di Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat yang dilakukan Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) telah mengalami kemajuan yang sangat signifikan.

Founder Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) Jerry Hermawan Lo mengungkapkan, tiga bangunan asrama SMK Pertanian Sukabumi sudah berdiri tegak.

Asrama ini difungsikan sebagai tempat menginap bagi para pelajar SMK Pertanian selama menimba ilmu.

"Tiga unit asrama sudah terbangun kokoh. Totalnya, sekolah ini bisa untuk menerima sampai 250 murid," kata Jerry, dikutip Jumat (25/10/2024).

Pembangunan Sekolah SMK Pertanian ini merupakan kerja sama antara JHL Foundation dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD), yang kini dikomandoi oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Baca juga : Bamsoet Pastikan, Kadin Dukung Prabowo Wujudkan Ketahanan Pangan

Pemilik JSI Station di Puncak Bogor ini menuturkan, pengerjaan Sekolah SMK Pertanian begitu cepat, setelah diresmikan KSAD Maruli Simanjuntak, yang juga didampingi oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, pada Selasa (4/6/2024). 

Jerry mengungkapkan, pembangunan aula beserta dapur dan toilet sudah rampung. Aula ini merupakan tempat pertemuan para pelajar SMK Pertanian untuk rapat dan juga diskusi.

"Pengerjaan sudah banyak yang selesai seperti 1 unit aula dengan dapur dan toilet," ucap Jerry.

Pembangunan SMK Pertanian Ciemas sudah rampung, sambung Jerry, saat ini pihaknya tengah fokus untuk mencari guru pengajar dan prosesnya diserahkan langsung dengan Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Perlengkapan laboratorium lapangan dan laboratorium kelas juga menunggu arahan dari IPB," tuturnya.

Baca juga : Strategi LPCK Dukung Program Pengelolaan Lingkungan

Jerry mengungkapkan, nantinya siswa/siswa SMK Pertanian ini berasal dari seluruh wilayah Indonesia, bukan hanya di sekitaran kawasan Sukabumi.

"Kami sedang mencari guru dan murid. Rencananya akan diatur oleh pihak IPB, sehingga diharapkan kegiatan belajar mengajar dapat dimulai tahun ajaran 2025," tuturnya.

Pengusaha Otomotif nasional ini mengatakan pihaknya akan bekerja sama dan akan segera menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan IPB sebagai pihak yang akan menyelenggarakan pendidikan di SMK Pertanian Ciemas.

"Jadi kami akan segera bekerja sama, di mana IPB yang akan berkontribusi dalam hal kurikulum hingga tenaga pengajar juga penyelenggaraan pendidikannya," urainya.

Jerry menargetkan, pihaknya akan mencetak 1.000 pelajar dari SMK Pertanian yang sudah pandai dalam bercocok tanam.

Baca juga : Relawan Perwira Siap Dukung Program Prabowo-Gibran

Kemudian, setelah lulus mereka akan diberi kesempatan untuk mengenyam sekolah yang lebih tinggi ke universitas.

Jerry menegaskan, sekolah SMK Pertanian ini tidak dipungut biaya sepeser pun atau gratis.

Tak menutup kemungkinan, para guru SMK Pertanian berasal dari pengajar di sekolah-sekolah sekitar. Dengan catatan, mereka yang mengajar sudah selesai memberi ilmu ke siswa-siswinya di sekolah.

Jerry menegaskan, dirinya sangat fokus pada swasembada pangan. Soalnya, sumber daya alam yang dimiliki Indonesia cukup melimpah dan tanahnya terbilang subur.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.