Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ketika Duta Besar Peru Menginspirasi Mahasiswa dengan Wawasan Global
Selasa, 24 Desember 2024 01:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Binus International menyelenggarakan kuliah tamu yang diisi oleh Duta Besar Peru untuk Indonesia Luis Raúl Tsuboyama Galván.
Kunjungan istimewa ini memfasilitasi pertukaran wacana intelektual dan apresiasi budaya yang dinamis, yang berdampak besar pada mahasiswa dan staf pengajar di lembaga tersebut.
Acara ini disusun berdasarkan dua tema utama, yakni eksplorasi seluk-beluk perdagangan internasional dan pengenalan kekayaan kuliner Peru.
Luis pun memberikan pengalaman globalnya yang komprehensif kepada para peserta. Penjelasan Luis tentang perdagangan internasional sangat mendalam dan menarik. Dia menyoroti sifat subjek yang beragam.
Dalam kesempatan tersebut Luis menyebut tentang evolusi pasar global yang cepat.
Selain itu soal peran transformatif teknologi dalam merumuskan kebijakan perdagangan dan adaptasi strategis yang dilakukan negara-negara seperti Peru dalam menanggapi perubahan ini.
Baca juga : Sistem Meritokrasi Jadi Landasan Tata Kelola
“Para mahasiswa harus mengembangkan pandangan yang lebih luas tentang perdagangan internasional dan tantangan-tantangannya,” kata Luis.
Pemaparan ini sangat penting dalam memungkinkan mahasiswa Binus International untuk menghubungkan pengetahuan teoritis mereka dengan skenario internasional yang praktis, yang memperkaya pengalaman pendidikan mereka.
Selain wacana intelektual, duta besar juga menawarkan pengalaman budaya yang menyenangkan dengan berbagi cita rasa istimewa Peru.
Acara ini menampilkan dua hidangan khas dari tradisi kuliner Peru, yakni Ceviche dan Tallarines a la Huancaina.
Kesegaran dan kelezatan ikan yang diasinkan dalam ceviche dan cita rasa kompleks dari hidangan pasta pedas menghadirkan representasi yang menarik dari keragaman gastronomi negara ini.
Sesi mencicipi tidak hanya menggelitik rasa ingin tahu para peserta tentang budaya Peru tetapi juga mengungkap kesamaan yang menarik antara masakan Peru dan Indonesia, khususnya dalam penggunaan berbagai bumbu dan rempah.
Baca juga : Daewoong Dorong Transformasi Kesehatan Indonesia dengan Terapi Sel
Direktur Kampus Binus @Senayan Dr. Drs. Andreas Chang M.B.A mengatakan, acara ini mencontohkan komitmen Binus nternational untuk memberikan pendidikan yang melampaui batas-batas ruang kelas dan merangkul dimensi panggung global yang beraneka ragam.
Kegiatan ini menunjukkan Binus International terus berkomitmen terhadap keunggulan akademis dan tekadnya untuk menawarkan pengalaman global yang autentik kepada mahasiswanya.
Wawasan duta besar tentang seluk-beluk perdagangan internasional dengan teknologi dan pergeseran geopolitik menggarisbawahi pentingnya mengikuti perkembangan dinamika ekonomi global.
Hal ini menjadi pengingat yang menyentuh bahwa pemahaman yang mendalam tentang keterkaitan tersebut sangat penting bagi mahasiswa yang ingin berprestasi di kancah internasional kontemporer.
Selain itu, pertukaran budaya merangkum esensi etos BINUS International yang menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran global dan kepekaan budaya.
“Interaksi dengan Duta Besar Peru untuk Indonesia ini menggambarkan kekuatan transformatif pertukaran budaya yang memperkaya lingkungan akademis dan memperluas cakrawala intelektual dan pribadi mahasiswa,” kata Andreas.
Kuliah dan pertukaran budaya memberikan perpaduan unik antara pengetahuan dan pengalaman yang sangat berkesan bagi mahasiswa, menginspirasi mereka untuk mempertimbangkan peluang tak terbatas yang menanti mereka dalam perdagangan internasional dan interaksi budaya.
Berkat globalisasi yang cepat, meningkatnya konektivitas dunia mengharuskan pembinaan individu yang kompeten secara budaya.
“Binus International berada di garis depan upaya ini. Kami terus berupaya untuk menawarkan pengalaman yang memperkaya perspektif global para mahasiswa dan membekali mereka dengan keterampilan yang diperlukan untuk berkembang di dunia yang saling terhubung,” tutur Andreas.
Hal itu sesuai dengan misi Binus International yaitu menyediakan pengalaman pendidikan di luar kurikulum akademis.
Dengan mempromosikan pertukaran budaya, universitas terus membentuk para mahasiswa menjadi warga global yang berwawasan luas yang mampu memberikan kontribusi signifikan bagi komunitas internasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya