Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Indonesia (UI) terus menunjukkan langkah progresif dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital. Melalui kunjungan delegasi ke sejumlah universitas siber di Korea Selatan, UI menginisiasi pengembangan pendidikan berbasis siber guna memperluas akses pendidikan tinggi di Indonesia dan internasional.
Dalam kunjungan yang difasilitasi oleh Korea International Cooperation Agency (KOICA), delegasi UI yang dipimpin oleh Rektor Heri Hermansyah bertemu langsung dengan sejumlah pimpinan universitas terkemuka seperti Tae Jae University, Pai Chai University, Kyung Hee Cyber University, dan Cyber Hankuk University of Foreign Studies. Delegasi juga terdiri dari pimpinan di lingkungan UI termasuk para wakil rektor, direktur, hingga dekan dan wakil dekan dari berbagai bidang.
Baca juga : Pertamina Kembangkan Energi Transisi Untuk Sejahterakan Petani Desa Uma Palak
Korea Selatan dikenal sebagai pelopor universitas siber di Asia, dengan Korea National Open University sebagai yang pertama sejak tahun 1972. Saat ini, banyak universitas di negara tersebut telah berevolusi menjadi universitas siber dengan studio berteknologi tinggi, kurikulum berbasis industri, dan pengakuan internasional. Sistem ini telah terbukti meningkatkan akses pendidikan, bahkan bagi masyarakat yang memiliki kendala geografis atau waktu.
“UI akan melangkah lebih maju, turut mengembangkan pendidikan berbasis siber di samping pembelajaran konvensional,” ujar Rektor Heri dalam keterangannya kepada detikcom. Ia menambahkan bahwa UI berkomitmen memperluas akses pendidikan tidak hanya untuk masyarakat Indonesia, tetapi juga internasional, baik dalam jalur bergelar maupun non-gelar.
Baca juga : KiriminAja & Dimensi Kolaborasi, UMKM Melesat Dengan Teknologi Cerdas
Sebagai bagian dari transformasi digital tersebut, UI saat ini tengah membangun Gedung Connectivity Hub (C-Hub), hasil dukungan hibah KOICA melalui Fakultas Ilmu Budaya. Gedung ini akan menjadi pusat produksi pembelajaran digital, lengkap dengan studio modern, smart classrooms, dan ruang kolaboratif bagi akademisi, industri, dan komunitas.
Direktorat Pengembangan Pendidikan Digital UI yang dibentuk di era kepemimpinan Heri menjadi garda depan dalam upaya ini. Program-program digital akan dirancang untuk memenuhi standar akademik tinggi dan kebutuhan industri, memberdayakan masyarakat melalui konten hasil riset dan pelatihan praktis.
Baca juga : Wamen ATR Ingin STPN Jadi Pusat Unggulan Pendidikan Pertanahan Yogyakarta
“Dengan pendekatan siber, UI ingin memperkuat perannya sebagai guru bangsa dan agen transformasi sosial,” tutup Heri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya