Dark/Light Mode

BanggaFest 2025 Unika Atma Jaya Hadirkan Booth Peduli Lingkungan

Selasa, 17 Juni 2025 15:26 WIB
Gelaran BanggaFest 2025 Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya. Foto: Istimewa
Gelaran BanggaFest 2025 Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Gelaran BanggaFest 2025 Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya menghadirkan berbagai kegiatan kreatif dan edukatif yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan memperkenalkan budaya lokal.

Upaya ini juga merupakan wujud implementasi Unika Atma Jaya dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDG's), khususnya pada tujuan SDG's nomor 12 Responsible Consumption and Production dan SDGS's nomor 17 Partnership for the Goals.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan lokakarya Batik Selampe yang menjadi identitas batik Betawi Condet kontemporer. Para pegiat dari Padepokan Ciliwung Condet langsung hadir membimbing pengunjung yang ingin mencoba membuat batik.

"Melalui aktivitas membatik ini diharapkan dapat memperluas pemahaman terhadap budaya lokal, sehingga masyarakat tidak hanya mengenakan batik tetapi juga paham cara membuat batik," demikian keterangan Unika Atma Jaya yang diterima redaksi, Selasa (17/6/2025).

Selain Batik Selampe, terdapat lokakarya lain yang berkaitan dengan batik yaitu lokakarya kipas lukis batik. Dalam proses pembuatan kipas lukis batik ini dipandu oleh komunitas seni Artventure yang mengajak peserta untuk melukis batik dial atas kipas dengan motif mega mendung.

Baca juga : Bank Mandiri Hadirkan Wajah Baru Livin’

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana eksplorasi teknik seni tetapi juga bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas, kepekaan serta memperkuat kesehatan mental melalui proses berkarya yang menyenangkan," tambahnya.

Lokakarya lain yang hadir adalah Karawitan Jawi yang merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Unika Atma Jaya. Lokakarya ini membuka sesi musik interaktif yang memungkinkan pengunjung untuk mencoba langsung alat musik tradisional Indonesia seperti gendang, saron, bonang, dan banyak lainnya.

"Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkenalkan dan melestarikan seni musik tradisional Nusantara," sebut Unika Atma Jaya.

Lokakarya yang tidak kalah menarik adalah Lilin Mijel dan Eco Enzyme. Pengunjung diajak untuk menyaksikan dan mencoba membuat lilin aromaterapi dari minyak jelantah, serta cairan eco enzyme dari bahan olahan limbah organik.

"Kegiatan ini memberikan edukasi kepada peserta mengenai manfaat limbah rumah tangga yang dapat diubah menjadi produk yang berguna," jelasnya.

Baca juga : Kemendikdasmen Pastikan Tak Ada Gangguan Server

Selain lokakarya, BanggaFest 2025 juga menghadirkan berbagai booth yang dapat dikunjungi. Salah satu booth itu adalah dari ATMI Cikarang, booth yang menawarkan coaster, gantungan kunci, pot dan barang-barang lain yang dibuat dari hasil daur ulang limbah plastik.

"Dengan membawa mesin pengolahan, pengunjung langsung dapat melihat dan mencoba mengolah limbah plastik menjadi gantungan kunci," tulis Unika Atma Jaya.

Booth Eco Enzyme yang diinisasi oleh empat komunitas: Laudato Si’ Indonesia, Pepulih, Yayasan Tarakanita dan Talitha Kum Indonesia juga menawarkan barang-barang yang mendukung kelestarian lingkungan. Produk yang ditawarkan di antaranya seperti sabun cuci tangan dan body wash eco enzyme yang dibuat oleh siswa TK-SMP Tarakanita.

"Selain itu tersedia pula kerajinan karya disabel seperti celemek, bunga, dan gelang dari barang daur ulang. Kegiatan ini menjadi upaya mengedukasi anak-anak dan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan daur ulang limbah menjadi barang yang berguna," papar Unika Atma Jaya.

Sementara, Booth Lovely Hands tampil berbeda dengan mempersembahkan aneka produk kerajinan seperti gelang, boneka, tas rajut dan dompet rajut yang dibuat oleh orang tua anak-anak berkebutuhan khusus yang tidak mampu secara ekonomi.

Baca juga : Libema Open 2025, Medvedev Dipaksa Sabar Dan Main Kucing-kucingan

"Komunitas Lovely Hands berasal dari Paroki Danau Sunter St Yohanes Bosco yang berfokus pada pelayanan untuk anak-anak berkebutuhan khusus dari keluarga ekonomi lemah," ujarnya.

Penjualan ini akan membantu Lovely Hands meningkatkan pelayanan dan menunjukkan keterampilan anak-anak berkebutuhan khusus yang tidak kalah hebat dari anak lainnya. Dengan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif ini BanggaFest menjadi wadah kolaborasi yang menunjukkan kepeduliannya kepada keberlangsungan lingkungan.

Kegiatan ini menyebarkan kesadaran akan kepedulian lingkungan lewat cara yang menarik dan edukatif sehingga memberikan kesan yang baik untuk pengunjung.

"Harapannya lewat kegiatan ini pengunjung dapat memahami budaya lokal secara mendalam serta lebih peduli untuk melestarikan lingkungan. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Unika Atma Jaya yang merupakan kampus berkelanjutan, inovatif dan peduli lingkungan," pungkas Unika Atma Jaya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.