Dark/Light Mode

UNNES GIAT 12 Desa Samiranan Gelar Forum Belajar Interaktif di RA Masyithoh

Rabu, 3 September 2025 13:58 WIB
Peserta didik dan guru RA Masyithoh Samiranan (Foto: Dok. Pribadi)
Peserta didik dan guru RA Masyithoh Samiranan (Foto: Dok. Pribadi)

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) GIAT 12 yang bertugas di Desa Samiranan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, menyelenggarakan Forum Belajar Interaktif di RA Masyithoh Samiranan. Kegiatan ini mengusung konsep pembelajaran kreatif dengan menggunakan media dongeng sebagai bahan ajar untuk mengembangkan imajinasi sekaligus meningkatkan semangat belajar anak-anak usia dini.

Dalam forum tersebut, tim KKN UNNES GIAT 12 membawakan dongeng bertema “Singa dan Tikus” yang dikemas secara menarik. Anak-anak kemudian diajak bermain peran dengan dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok Singa dan kelompok Tikus.

Masing-masing anak memerankan karakter sesuai perannya, menirukan suara, gerakan, serta sifat dari hewan yang mereka perankan. Suasana kelas tampak meriah dan penuh canda tawa, dengan anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti setiap tahap kegiatan.

Adik-adik RA sedang memerankan Singa

Kepala RA Masyithoh Samiranan, Titin, memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas mahasiswa KKN yang berhasil menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi para siswa.

“Kami sangat senang dengan kegiatan ini. Anak-anak terlihat bersemangat dan aktif mengikuti proses belajar. Melalui metode dongeng dan bermain peran, mereka tidak hanya belajar mendengar cerita, tetapi juga terlibat langsung sehingga nilai moral yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami,” ungkapnya.

Sementara itu, Ratri Nindya Agustina, selaku Ketua Kelompok KKN UNNES GIAT 12, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan pendekatan pembelajaran yang kreatif dan interaktif kepada anak-anak di Desa Samiranan.

“Forum belajar ini kami rancang agar anak-anak bisa belajar sambil bermain. Dengan metode bercerita dan bermain peran, mereka dapat mengasah imajinasi, kemampuan komunikasi, dan kerja sama tim. Melihat respon positif dari anak-anak dan guru, kami merasa program ini sangat bermanfaat dan layak untuk terus dilanjutkan,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program kerja KKN UNNES GIAT 12 yang berfokus pada pemberdayaan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Desa Samiranan. Diharapkan, metode pembelajaran kreatif seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga proses belajar mengajar di tingkat pendidikan anak usia dini menjadi lebih menarik dan efektif.

Dengan adanya kegiatan ini, baik pihak sekolah maupun masyarakat setempat berharap akan tercipta lingkungan pendidikan yang lebih inovatif, yang mampu memupuk karakter positif sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.

Husein Asadus S
Husein Asadus S
Mahasiswa Universitas Negeri Semarang - Program Studi Sastra Inggris

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.