Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
UPN Veteran Gelar Seminar Internasional Di Bahas Sistem Kesehatan Digital
Jumat, 15 November 2024 17:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta sukses menggelar Seminar Internasional bertajuk Achieving Universal Health Coverage Through Health Resilience System with Digital Public Health Based.
Acara yang berlangsung pada Pekan Kesehatan Digital 2024 ini menyoroti pentingnya transformasi digital dalam membangun sistem kesehatan tangguh guna mencapai Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2030.
Ketua Jurusan Kesehatan Masyarakat FIKES UPN Veteran Jakarta Dr Apriningsih menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan sistem kesehatan.
Baca juga : Sara Gerindra Dorong Industri Lokal Jadi Nadi Ekonomi Indonesia
“Transformasi digital adalah kunci untuk membangun sistem kesehatan yang inklusif dan adaptif terhadap teknologi,” kata Dr Apriningsih dalam sambutannya.
Seminar ini menghadirkan empat pembicara utama. Pertama, Koordinator Transform Health Indonesia (THI) Prof Ede Surya Darmawan, memaparkan peran Digital Public Health dalam pemerataan layanan kesehatan.
Kedua, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien menyoroti capaian UHC dengan 99,10 persen kepesertaan JKN. Namun, ia menggarisbawahi tantangan besar: sekitar 60 juta peserta tidak aktif.
Baca juga : Bertemu Menhan, Menteri Nusron Bahas Tanah Aset Negara Hingga Ketahanan Pangan
Menurutnya, digitalisasi melalui telemedicine, mHealth, dan aplikasi berbasis data adalah solusi untuk menciptakan UHC yang berkeadilan.
Dekan Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta, Prof Supriyanto menggarisbawahi pentingnya keamanan siber dalam melindungi data BPJS Kesehatan. Ia mengusulkan berbagai langkah mitigasi seperti autentikasi multi-faktor dan pembaruan sistem.
Sementara itu, Dr. Hermawan Saputra, SKM., MARS, Ketua Umum Terpilih IAKMI, membahas nilai inti CIAP (Communicative, Innovative, Attractive, Productive) sebagai pedoman bagi tenaga kesehatan di era digital. Ia juga menyoroti tantangan geografis, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan teknologi di Indonesia.
Baca juga : Relawan RIDO Gelar Pasar Murah Di 26 Kecamatan Se-Jakarta
Sesi diskusi yang dipandu apt. Riswandy Wasir, berlangsung dinamis. Webinar ini ditutup dengan kesimpulan yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan keberlanjutan program kesehatan digital.
Seminar ini tidak hanya memperkuat visi UPN Veteran Jakarta dalam ketahanan kesehatan masyarakat, tetapi juga membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya