Dark/Light Mode

Wamen Fajar Dorong Revitalisasi UKS untuk Wujudkan Pendidikan Holistik

Rabu, 5 November 2025 18:26 WIB
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq (Foto: Dok. Kemendikdsmen)
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq (Foto: Dok. Kemendikdsmen)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Rizal Ul Haq, menegaskan pentingnya revitalisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai bagian dari upaya menciptakan pendidikan yang sehat, holistik, dan bermakna. Hal tersebut disampaikan Wamen Fajar saat memberikan arahan dalam kegiatan Penguatan UKS di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan Direktorat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kemendikdasmen, Rabu (5/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Fajar menyampaikan apresiasi atas inisiatif Direktorat SMP yang memperkuat kembali peran UKS di sekolah-sekolah.

“Yang kita bicarakan hari ini bukan soal diri kita, tapi masa depan anak-anak kita. Revitalisasi UKS adalah bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia untuk masa depan,” ujar Wamen Fajar.

Baca juga : Pegadaian Luncurkan Aplikasi Tring!, Dorong Digitalisasi Layanan Keuangan

Menurutnya, sejak awal kemerdekaan, pendidikan dan kesehatan tidak dapat dipisahkan. UKS memiliki sejarah panjang sebagai jembatan antara sekolah dan Puskesmas. Namun dalam beberapa dekade terakhir, perannya menurun dan perlu diperkuat dan direvitalisasi kembali.

“UKS jangan hanya dimaknai sebagai ruang penyimpanan alat P3K, tetapi sebagai pusat layanan kesehatan sekolah yang memperhatikan kesejahteraan fisik, psikologis, dan sosial anak,” jelasnya.

Di sisi lain, Wamen Fajar juga menyoroti tantangan baru anak dan remaja saat ini, seperti meningkatnya masalah kesehatan mental dan menurunnya aktivitas fisik di kalangan pelajar. Ia menilai, UKS dapat menjadi pintu awal pendampingan bagi peserta didik sekaligus memperkuat sinergi dengan Puskesmas.

Baca juga : Ketua DPD: GKR Hemas Buktikan Pena Bisa Jadi Alat Perjuangan Politik

Selain itu, ia menegaskan pentingnya UKS mengambil peran dalam program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Program MBG bukan hanya tentang memberi makan, tapi juga mengajarkan anak makan dengan kesadaran penuh, mindful eating. Ini bagian dari pembelajaran mendalam dan pendidikan holistik yang menjadi arahan Pak Menteri Abdul Mu'ti,” ungkapnya.

Menutup arahannya, Wamen Fajar mengajak semua pihak memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Pendidikan yang bermutu bukan hanya soal nilai, tapi soal kesejahteraan anak di sekolah. Revitalisasi UKS adalah langkah awal penting menuju generasi Indonesia emas di tahun 2045,” tegasnya.

Baca juga : PalmCo Gandeng USU, Dorong Digitalisasi Perkebunan Nasional

Direktur SMP Kemendikdasmen, Maulani Mega Hapsari, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman kebijakan terkait UKS dan mengoptimalkan pelaksanaannya di sekolah.

“Kegiatan ini akan menghasilkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan dipantau secara berkala. Di region Yogyakarta, kami juga menyiapkan apresiasi bagi sekolah yang melaksanakan RTL dengan baik dari total 150 sekolah peserta,” terang Mega.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.