Dark/Light Mode

INTI 2026 Siap Digelar Perkuat Kolaborasi Industri & EkosistemTeknologi

Senin, 27 Juli 2026 17:19 WIB
Presscon Indonesia Technology & Innovation 2026/INTI 2026. (Foto: Dok. INTI 2026)
Presscon Indonesia Technology & Innovation 2026/INTI 2026. (Foto: Dok. INTI 2026)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia Technology & Innovation 2026 (INTI 2026), pameran teknologi dan inovasi B2B terbesar di Indonesia, akan diselenggarakan di Jakarta International Expo pada 11-13 Agustus 2026.

Pada penyelenggara tahun ini, INTI bermitra dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sebagai Official Institutional Partner.

Acara ini akan mempertemukan para pemimpin industri, inovator, investor, pembuat kebijakan, profesional teknologi, dan startup dari seluruh dunia untuk mengeksplorasi masa depan transformasi digital dan kemajuan teknologi di berbagai industri.

Sebagai salah satu platform teknologi di Indonesia, INTI berperan sebagai katalisator inovasi dan kolaborasi dalam ekosistem digital Indonesia yang berkembang pesat.

Pameran ini memberikan peluang bagi bisnis untuk menemukan teknologi baru, membangun kemitraan strategis, dan mempercepat pertumbuhan yang didorong oleh inovasi.

INTI menyambut partisipasi dengan ide-ide terobosan, dari perusahaan mapan sampai dengan startup yang mencari transformasi digital, investor yang mencari peluang baru, dan individu yang bersemangat tentang teknologi dan inovasi.

Baca juga : D-STAR 2026 Darya-Varia Perkuat AI Lewat Ekosistem Riset

Kepala Badan Ekosistem Digital Kadin Indonesia Firlie H. Ganinduto  menyampaikan bahwa kemitraan Kadin Indonesia dalam INTI 2026 diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, dan pelaku teknologi.

Firlie menambahkan, transformasi digital membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, dan para pelaku teknologi.

"INTI 2026 dapat menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan tersebut, membuka peluang kemitraan, serta mendorong penguatan ekosistem digital Indonesia yang inovatif, terpercaya, dan berdaya saing,” ujar Firlie dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).

Sebagai platform teknologi dan inovasi berskala internasional, Indonesia Technology & Innovation (INTI) 2026 akan menghadirkan 14 sektor teknologi strategis yang mencerminkan perkembangan industri global sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di berbagai sektor ekonomi Indonesia.

Kehadiran sektor-sektor tersebut dirancang untuk mempertemukan pemerintah, pelaku industri,investor, akademisi, serta penyedia solusi teknologi dalam satu ekosistem kolaboratif yang mendorong inovasi, investasi, pengembangan bisnis, dan startup.

Ke-14 sektor tersebut membentuk rantai nilai teknologi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Fondasi ekosistem dibangun melalui Connectivity & Infrastructure Digital Technology, 5G, Telco & Network Communication, serta Satellite & Broadcasting yang menyediakan infrastruktur dan konektivitas digital.

Baca juga : PLN EPI Jamin Kontrak Biomassa 5 Tahun, Perkuat Ekosistem Bioenergi

Infrastruktur tersebut kemudian didukung oleh Data Center & Cloud sebagai tulang punggung pengelolaan dan pemrosesan data, yang menjadi landasan bagi penerapan teknologi digital di berbagai industri.

Di atas fondasi tersebut, Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta Cyber Security & Data Protection berperan sebagai teknologi enabler yang mendorong terciptanya sistem digital yang cerdas, terintegrasi, dan aman.

Selanjutnya, inovasi tersebut diimplementasikan pada berbagai sektor strategis melalui Digital Smart Cities, Fintech, Digital Banking & Blockchain, Digital Health & MedTech, serta Smart Mobility, yang menghadirkan solusi untuk meningkatkan efisiensi layanan publik, memperluas inklusi digital, dan mendorong produktivitas dunia usaha.

Sementara itu, Semiconductor, Electronic & Component, Robotic & Automation, serta Drone Technology & Manufacturing Technology menjadi penggerak penguatan kapasitas industri manufaktur nasional melalui pemanfaatan teknologi produksi yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing tinggi.

Lebih lanjut Febrie mengatakan, melalui keterkaitan antarsektor tersebut, INTI 2026 menghadirkan sebuah ekosistem teknologi yang komprehensif, mulai dari pembangunan infrastruktur digital, pengembangan teknologi inti, hingga implementasi solusi di berbagai sektor industri.

"Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital Indonesia, mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat teknologi dan inovasi di kawasan Asia Tenggara," ujar Firlie.

Rangkaian Program Utama INTI 2026

Baca juga : Menkop Tegaskan Penguatan Koperasi di Kabupaten Pamekasan

Untuk mengoptimalkan pengalaman peserta dan memfasilitasi kolaborasi secara komprehensif, INTI 2026 menghadirkan agenda pameran dan konferensi interaktif yang merangkum tiga kegiatan utama.

Pertama, pengunjung akan disuguhkan dengan Immersive Exhibition yang menawarkan pengalaman pameran interaktif dan hand-on. 

Melalui area ini, para profesional dapat melihat dan merasakan langsung inovasi teknologi masa depan secara nyata, termasuk demonstrasi robotika tingkat lanjut dan pengoperasian perangkat canggih lainnya.

"Selain itu, pameran ini juga menghadirkan Innovation Summit, yakni rangkaian konferensi tingkat tinggi yang membedah berbagai sektor spesifik secara mendalam," pungkas Firlie.

Rangkaian summit ini mencakup beragam topik diskusi strategis yang dipecah ke dalam Telco, Internet & Satellite Summit, Data Center & Cloud Infrastructure Summit, AI & Cybersecurity Summit,Robotics & Drone Manufacture Summit, hingga Electronics & Component Summit.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.