Dark/Light Mode

Generasi Muda sebagai Penggerak Gaya Hidup Sehat di Era Modern

Jumat, 25 September 2026 21:09 WIB
Ilustrasi generasi muda sebagai penggerak gaya hidup sehat di era modern. (Gambar dibuat dengan AI)
Ilustrasi generasi muda sebagai penggerak gaya hidup sehat di era modern. (Gambar dibuat dengan AI)

Perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup membawa banyak kemudahan bagi kehidupan masyarakat. Namun, kemajuan tersebut juga menghadirkan tantangan kesehatan, terutama bagi generasi muda. Kebiasaan kurang bergerak, pola makan tidak seimbang, kurang tidur, serta tingginya paparan informasi di media digital dapat memengaruhi kesehatan apabila tidak diimbangi dengan perilaku yang tepat. Oleh karena itu, generasi muda perlu memiliki kesadaran untuk menerapkan gaya hidup sehat sekaligus menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya.

Menurut World Health Organization (WHO, 2024), kesehatan manusia sangat berkaitan dengan kondisi lingkungan, termasuk kualitas udara, air, sanitasi, kebersihan, serta kondisi iklim. WHO menjelaskan bahwa lingkungan yang sehat dapat membantu mencegah sebagian besar beban penyakit di dunia. Hal tersebut menunjukkan bahwa menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika seseorang mengalami sakit, tetapi juga melalui upaya pencegahan dan kebiasaan sehat setiap hari.

Generasi muda dapat memulai perubahan melalui kebiasaan sederhana, seperti mengonsumsi makanan bergizi, melakukan aktivitas fisik secara teratur, menjaga kebersihan diri, mencukupi waktu istirahat, dan menghindari kebiasaan yang dapat merugikan kesehatan. Kebiasaan tersebut penting karena perilaku yang dibangun sejak usia muda dapat menjadi dasar bagi kehidupan yang lebih sehat pada masa mendatang.

Baca juga : Dampak Polusi Udara terhadap Kesehatan Masyarakat

Selain menjaga kesehatan pribadi, generasi muda juga memiliki kesempatan untuk mengajak masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat. Lingkungan sekolah, kampus, keluarga, dan masyarakat dapat menjadi tempat untuk menyebarkan edukasi kesehatan. Misalnya, mahasiswa dapat membuat kegiatan kampanye mengenai kebersihan lingkungan, mengadakan pemeriksaan kesehatan sederhana bersama pihak yang berwenang, melakukan kegiatan olahraga bersama, atau membuat edukasi mengenai pentingnya makanan bergizi.

UNICEF Indonesia (2025) dalam Profil Kesehatan Remaja Indonesia 2024 menyebutkan bahwa Indonesia memiliki hampir 46 juta remaja dan menghadapi berbagai tantangan kesehatan, termasuk penyakit tidak menular serta faktor risiko yang berkaitan dengan gaya hidup. Laporan tersebut juga menekankan pentingnya pemberdayaan dan aksi anak muda serta pemanfaatan solusi kesehatan digital dalam mendukung kesehatan remaja.

Teknologi digital juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyebarkan pesan kesehatan. Generasi muda dapat membuat konten edukatif mengenai pola makan sehat, aktivitas fisik, kebersihan, kesehatan lingkungan, dan pencegahan penyakit. Informasi yang disampaikan secara menarik dan berdasarkan sumber terpercaya dapat membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat. Namun, informasi kesehatan yang beredar di media sosial perlu diperiksa kebenarannya agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang keliru.

Baca juga : Bukan Sekadar Senyum, Bagi Kholidin Gigi Jadi Bagian Teknik Memanah

Kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama UNICEF Indonesia (2024) melalui Climate Landscape Analysis for Children menjelaskan keterkaitan antara perubahan iklim, lingkungan, energi, kesehatan, air, sanitasi, kebersihan, pangan, dan gizi di Indonesia. Karena itu, generasi muda dapat ikut menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menghemat air dan energi, menanam pohon, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Generasi muda bukan hanya penerima manfaat pembangunan kesehatan, tetapi juga dapat menjadi penggerak perubahan. Dengan pengetahuan, kepedulian, dan tindakan nyata, mereka dapat membantu menciptakan kebiasaan sehat di lingkungan keluarga, kampus, dan masyarakat. Perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Dengan demikian, generasi muda dapat berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, aktif, peduli lingkungan, dan mampu menghadapi tantangan kesehatan di masa depan.

Artikel ini ditulis oleh Nadya Rosanna, Luthfiah Mawar M.K.M., dan Dr. M. Agung Rahmadi, M.Si. Lalu diedit oleh Makayla Aisyah, Khayla Terre Fany, Najwa Chairun Naya, Nawar Wulan, Gita Zaskya Putri Tanjung, Nafisa Luthfi Azizah, Kayla Humairoh, dan Nur Intan dari IKM 10 Stambuk 2026, Fakultas Kesehatan Masyarakat, UIN Sumatera Utara. 

IKM10 UINSU Stambuk 2026g
IKM10 UINSU Stambuk 2026g
Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.