Dark/Light Mode

Bahaya Kurang Aktivitas Fisik bagi Kesehatan

Selasa, 6 Oktober 2026 14:49 WIB
Ilustrasi bahaya kurang gerak. (Gambar dibuat dengan AI)
Ilustrasi bahaya kurang gerak. (Gambar dibuat dengan AI)

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, aktivitas fisik masyarakat cenderung berkurang. Banyak orang menghabiskan waktu dengan duduk terlalu lama, bermain gawai, menonton televisi, atau bekerja di depan komputer. Kebiasaan tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan apabila tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup.

Aktivitas fisik merupakan setiap gerakan tubuh yang membutuhkan energi, seperti berjalan kaki, bersepeda, menyapu, berkebun, dan berolahraga. Aktivitas ini penting untuk menjaga kebugaran tubuh serta membantu mencegah berbagai penyakit.

Dampak Kurang Aktivitas Fisik

Kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan. Salah satunya adalah penyakit jantung dan pembuluh darah. Tubuh yang jarang bergerak dapat mengalami penurunan kebugaran jantung dan peredaran darah.

Baca juga : Bukan Hanya Tubuh, Pikiran Juga Perlu Dijaga

Selain itu, kurang bergerak juga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Aktivitas fisik membantu tubuh menggunakan gula darah sebagai sumber energi. Jika seseorang terlalu jarang bergerak, pengaturan gula darah dapat terganggu, terutama jika disertai pola makan yang kurang seimbang.

Dampak lainnya adalah menurunnya kekuatan otot dan tulang. Otot yang jarang digunakan dapat kehilangan kekuatan, sedangkan tulang membutuhkan aktivitas yang sesuai untuk membantu mempertahankan kesehatannya. Kurangnya gerakan juga dapat menyebabkan tubuh lebih mudah merasa kaku dan cepat lelah ketika melakukan kegiatan sehari-hari.

Tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, aktivitas fisik yang kurang juga dapat memengaruhi kesehatan mental. Bergerak secara teratur dapat membantu memperbaiki suasana hati, mengurangi stres, dan mendukung kualitas tidur.

Pentingnya Membiasakan Hidup Aktif

Baca juga : Dampak Paparan Sinar UV dan Panas Terik bagi Kesehatan Tubuh

Untuk mencegah dampak buruk tersebut, masyarakat perlu membiasakan diri menjalani pola hidup aktif. Aktivitas fisik tidak harus selalu dilakukan di pusat kebugaran atau melalui olahraga berat. Kegiatan sederhana, seperti berjalan kaki, menggunakan tangga, bersepeda, dan melakukan pekerjaan rumah, juga dapat membantu tubuh tetap aktif.

Bagi pelajar dan mahasiswa, mengurangi waktu duduk terlalu lama dapat dimulai dengan berdiri dan melakukan peregangan di sela-sela belajar. Sementara itu, pekerja kantoran dapat menyempatkan diri berjalan sebentar setelah duduk dalam waktu yang cukup lama.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan orang dewasa melakukan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150–300 menit per minggu. Anak-anak dan remaja dianjurkan melakukan rata-rata 60 menit aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat setiap hari. Aktivitas tersebut dapat disesuaikan dengan usia dan kondisi masing-masing.

Membangun Kesadaran Bersama

Baca juga : Peran Keluarga dalam Kesehatan Ibu dan Anak

Pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran tentang manfaat aktivitas fisik. Sekolah dapat menyediakan kegiatan olahraga yang menyenangkan, keluarga dapat membiasakan jalan pagi bersama, dan lingkungan masyarakat dapat mendukung kegiatan senam atau bersepeda.

Kesadaran untuk bergerak perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi kebiasaan positif hingga dewasa. Dengan lingkungan yang mendukung, masyarakat akan lebih mudah menjalani kehidupan yang aktif dan sehat.

Artikel ini ditulis oleh Yuni Chaniago, Luthfiah Mawar, M.K.M., dan Dr. M. Agung Rahmadi, M.Si. Lalu diedit oleh Makayla Aisyah, Khayla Terre Fanny, Najwa Chairun Naya, Nawar Wulan, Gita Zaskya Putri Tanjung, Nafisya Luthfiah Azizah, Kayla Humairoh, dan Nur Intan dari IKM 10 Stambuk 2026, Fakultas Kesehatan Masyarakat, UIN Sumatera.

IKM10 UINSU Stambuk 2026 d
IKM10 UINSU Stambuk 2026 d
Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.