Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Pertamina Foundation Buka Daycare Inklusif di Simprug, Dukung Pekerja
- Wamenkop: Kreativitas Jadi Pondasi, Tulang Punggung Koperasi
- Hendri Satrio: Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih
- Kilang Balikpapan Sudah 99 Persen, Stok BBM Nasional Dipastikan Aman
- Menhut: Presiden Prabowo Salurkan Banpres Rp 240 Miliar untuk Karhutla Kalbar
UIN KHAS Jember Luncurkan LSP Berlisensi BNSP, Perkuat Daya Saing Lulusan
Jumat, 16 Oktober 2026 14:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tak cukup hanya berbekal ijazah, lulusan perguruan tinggi kini dituntut memiliki kompetensi yang terukur dan diakui dunia kerja.
Menjawab tantangan tersebut, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember resmi meluncurkan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memperkuat daya saing lulusannya di pasar kerja.
Kehadiran LSP menjadi langkah strategis UIN KHAS Jember dalam membekali mahasiswa dengan sertifikat kompetensi sebagai pelengkap ijazah akademik.
Melalui sertifikasi ini, kemampuan lulusan diharapkan tidak hanya tercermin dari capaian akademik, tetapi juga dibuktikan melalui keahlian sesuai bidang masing-masing.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang juga Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin mengatakan, keberadaan LSP diharapkan menjadi nilai tambah bagi lulusan dalam menghadapi ketatnya persaingan dunia kerja.
“UIN KHAS Jember kini memiliki LSP sendiri. Lembaga ini nantinya akan membantu memastikan lulusan siap bersaing di pasar kerja dengan memiliki sertifikat kompetensi,” kata Sahiron saat peluncuran LSP di Surabaya, Jawa Timur.
Menurut dia, sertifikat kompetensi dapat melengkapi ijazah lulusan, baik pada jenjang sarjana, magister, maupun doktor.
Baca juga : BNSP Sambut LSP MPI, Dorong Profesionalisme Kepala Madrasah
Dengan demikian, lulusan memiliki dua dokumen yang menunjukkan capaian akademik sekaligus kompetensi profesional sesuai bidang keahliannya.
“Dengan dua dokumen berharga berupa ijazah dan sertifikat kompetensi, diharapkan lulusan UIN KHAS Jember lebih mudah mendapatkan pekerjaan karena memiliki keahlian tertentu yang diakui melalui sertifikat kompetensi berlisensi BNSP,” ujarnya.
Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. M. Khusnul Amal menegaskan, pendirian LSP merupakan hasil ikhtiar panjang kampus untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Menurut dia, mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori, tetapi juga harus menguasai keterampilan yang telah diuji melalui proses asesmen sesuai standar kompetensi.
“Dengan sertifikat kompetensi BNSP ini, kami membuktikan bahwa lulusan UIN KHAS Jember, insyaallah, siap berkiprah di masyarakat. Mereka dapat mengabdikan ilmu yang telah diperoleh sekaligus mengakses pekerjaan yang sesuai dengan minat dan keahliannya,” kata Amal.
Dia menjelaskan, pembentukan LSP telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari sosialisasi pentingnya sertifikasi profesi, pelatihan asesor kompetensi, asesmen penuh (full assessment), hingga pelaksanaan uji kompetensi perdana yang disaksikan langsung oleh BNSP melalui mekanisme witness.
Amal mengapresiasi kerja keras tim LSP yang dipimpin Dr. Mahmudah beserta seluruh personel hingga lembaga tersebut berhasil memperoleh lisensi BNSP.
Baca juga : 71 Profesional Ikuti Uji Kompetensi Hipnoterapis BNSP
Setelah peluncuran, kampus akan melanjutkan pengembangan layanan sertifikasi serta melaksanakan uji kompetensi bagi mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan.
Sementara itu, Komisioner BNSP, Dr. KH. Mohammad Nur Hayid, menyambut positif peluncuran LSP UIN KHAS Jember.
Dia berharap, lisensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus memastikan kompetensi lulusan dapat diukur dan diakui.
Gus Hayid, sapaan akrab Mohammad Nur Hayid, menekankan pentingnya pengembangan skema sertifikasi pada setiap program studi.
Menurut dia, semakin luas skema yang tersedia, semakin besar pula kesempatan mahasiswa dari berbagai fakultas untuk memperoleh sertifikat kompetensi sesuai bidang keahliannya.
"Pekerjaan rumah berikutnya adalah mengembangkan skema sertifikasi. Saya berharap semua program studi dan jurusan di setiap fakultas ke depan mengajukan skema-skema baru sesuai dengan profil lulusan yang ditargetkan,” ujarnya.
Dia menambahkan, BNSP akan terus mendukung pengembangan LSP, termasuk melalui perluasan skema sertifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik lulusan masing-masing program studi.
Baca juga : Kemnaker Gandeng Shopee Cetak Instruktur Affiliate
Melalui pengembangan tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki lebih banyak pilihan untuk mengikuti uji kompetensi sesuai minat dan keahliannya.
Sertifikat kompetensi pun diharapkan menjadi modal tambahan bagi lulusan untuk memasuki dunia kerja maupun mengabdikan diri kepada masyarakat.
Peluncuran LSP UIN KHAS Jember digelar bersamaan dengan Rapat Koordinasi Pimpinan UIN KHAS Jember.
Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan universitas, para wakil rektor, dekan, wakil dekan, ketua dan sekretaris program studi, serta jajaran pengelola LSP.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya