Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Terapkan Konsep Ramah Lingkungan, Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Green Port Award 2022
Selasa, 3 Januari 2023 20:35 WIB
Sebelumnya
Sejauh ini, beberapa inovasi green dan smart port yang telah diterapkan perseroan, di antaranya pemakaian alat berat crane menggunakan tenaga listrik, mengganti lampu penerangan konvensional dengan LED, melakukan uji emisi kendaraan operasional pelabuhan, serta memiliki tanaman hidup di lingkungan kerja.
Selain itu, pihaknya juga menggunakan cat ramah lingkungan, mengoptimalkan pencahayaan alami, serta membuat pencahayaan buatan untuk menjaga kesehatan mata dan produktif dalam penerapan green building.
Selanjutnya, menghindari penggunaan bahan perusak ozon dan mengganti penggunaan energi fosil dengan energi listrik (shore power), sebagai implementasi Shore Power Connection di terminal khusus.
Ia berkomitmen, untuk memastikan program yang terkait dengan operasional pelabuhan berwawasan lingkungan, sudah sesuai dengan apa yang diminta dalam persyaratan standar green port.
"Termasuk, pengelolaannya terus dilaksanakan secara kontinyu setiap tahun," ujarnya.
Menurut Sidiq, ada empat kriteria utama penyusunan green port yang dilaksanakan perseroan, yakni dari aspek Manajemen sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 61 Tahun 2009 tentang kepelabuhan meliputi perencanaan, kebijakan, promosi, sistem manajemen, serta pemberdayaan masyarakat. Lalu, aspek Perlindungan Lingkungan, mengacu kepada UU nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Sejalan dengan prinsip Environment, Social dan Governance (ESG) dalam tata kelola perusahaan, pihaknya juga memastikan, implementasi aspek pelabuhan ramah lingkungan akan terus ditingkatkan melalui langkah konkret secara menyeluruh di area pelabuhan.
Sehingga ke depannya, komitmen green port yang direalisasikan perusahaan makin berkontribusi positif terhadap lingkungan di kawasan industri perusahaan.
Baca juga : DKI Kumpulkan 74 Ton Sampah Usai Perayaan Malam Tahun Baru
"Kami melakukan evaluasi untuk mengukur lebih jauh tingkat pencapaian implementasi green port, di seluruh area terminal khusus perusahaan,” tambah Sidiq.
Di kesempatan yang sama, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi, seluruh pihak yang berhasil meraih penghargaan Green Port Award tahun ini dan mendorong pelabuhan lainnya di Indonesia, agar bisa memenuhi kriteria green port atau pelabuhan hijau secara bertahap.
Menteri Luhut berharap semakin memacu seluruh pemangku kepentingan untuk bekerjasama lebih intensif, guna mewujudkan Indonesia menuju pelabuhan berkelanjutan kelas dunia.
"Implementasi green dan smart port juga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah bagi pelabuhan di Indonesia, karena memegang peranan penting sebagai negara Maritim," katanya.
Baca juga : Fokus Terapkan Energi Hijau, Chandra Asri Raih PROPER Hijau Dari KLHK
Lehih lanjut Mebko Luhut mengatakan, saat ini Indonesia menjadi satu-satunya di Asia Tenggara yang masuk dalam 20 besar negara dengan performa pelabuhan yang baik, berdasarkan median waktu tunggu kapal container mencapai 24,9 jam.
Artinya, posisi Indonesia ini di atas negara maju lainnya seperti Italia, Perancis, Yunani, Jerman, Amerika Serikat, Rusia, Australia dan Kanada.
“Saat ini, kita telah menyelesaikan proses assesmen untuk 10 pelabuhan dan ke depannya ada 149 pelabuhan yang didorong untuk memenuhi standard Green Port dan Smart Port, agar pelabuhan Indonesia mampu bersaing di kancah Internasional,” pungkasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya