Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) menargetkan investasi hulu migas mencapai 16,1 miliar dolar AS atau Rp 249 triliun sampai akhir tahun 2024.
Target ini naik 17 persen dibandingkan realisasi investasi pada tahun 2023 sebesar 13,7 Milar dolar AS, atau Rp 212 triliun.
Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengatakan, untuk mencapai target tersebut, SKK Migas dan KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) terus fokus meningkatkan daya saing dan meningkatkan pengelolaan rantai suplai, untuk memastikan ketersediaan barang, peralatan, dan jasa pendukung yang efisien.
Dwi menegaskan, kolaborasi antara para pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mengatasi berbagai permasalahan. Dan memperkuat ketahanan rantai suplai industri hulu migas nasional.
Baca juga : Wow, Lamine Yamal Dibanderol Rp 4,3 Triliun
"Oleh karena itu, Pre IOG SCM & NCB (Pre-Indonesia Upstream Oil & Gas Supply Chain Management & National Capacity Building) Summit di Batam ini diharapkan dapat menemukan solusi yang tepat dan langkah konkret yang dapat diimplementasikan bersama, untuk memperkuat fungsi pengelolaan rantai suplai (supply chain management) dalam mendukung target produksi migas Tanah Air,” tutur Dwi dalam keterangan tertulis yang diterima Rakyat Merdeka, Kamis (4/7/2024).
Dwi berharap, melalui diskusi yang konstruktif, para pelaku industri hulu migas dapat menemukan solusi konkret dalam rangka mendukung percepatan target produksi minyak dan gas bumi yang telah ditetapkan Pemerintah.
Saat acara pembukaan Pre IOG SCM & NCB Summit di Batam, hadir perwakilan Pemprov Kepulauan Riau, yang diwakili Asisten II Pemprov Kepulauan Riau Luki Zaiman Prawira, beberapa perwakilan KKKS, pabrikan, serta penyedia barang dan jasa penunjang hulu migas nasional.
Luki Zaiman Prawira mengatakan, Provinsi Kepulauan Riau memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi regional dan nasional, karena potensi sumber daya alamnya, terutama minyak dan gas bumi.
Baca juga : Ebitda Tumbuh 73 Persen, InJourney Catat Laba Rp1,1 Triliun Di 2023
SKK Migas bersama 12 perusahaan kontraktor kerja sama telah berperan penting dalam mengelola kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi di Kepulauan Riau.
“Kami sangat mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan SKK Migas bersama KKKS, dalam membina dan meningkatkan potensi perusahaan lokal melalui program kemitraan, pembukaan lapangan kerja, akses bisnis, serta pengembangan industri penunjang migas di Kepulauan Riau,” katanya.
Dia berharap, kolaborasi ini terus berlanjut melalui peningkatan kerja sama dan sinergi antara Pemerintah Pusat, daerah, dan SKK Migas, yang berdampak positif pada percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Sementara itu, dalam laporannya, Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Rudi Satwiko memaparkan bahwa Pre IOG SCM & NCB Summit 2024 di Batam merupakan seri kedua Pre IOG SCM & NCB Summit 2024.
Baca juga : Fantastis! Setoran BRI Ke Kas Negara Tembus Rp 192,06 Triliun
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Pre IOG SCM & NCB Summit 2024 Surabaya.
"Khusus di Batam ini, SKK Migas bersama para pemangku kepentingan industri hulu migas nasional mendiskusikan upaya kolaborasi dalam memperkuat ketahanan suplai OCTG di Indonesia," kata Rudi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya