Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dukung Pencapaian SDGs, Kilang Pertamina Buktikan Komitmen dan Kontribusi
Sabtu, 20 Juli 2024 12:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan kesepakatan global dan nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam mengimplementasikan program-program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), hal ini juga menjadi panduan bagi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI).
"Implementasi program TJSL yang dilakukan oleh KPI tentu saja disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masyarakat di sekitar kilang. SDGs menjadi salah satu panduan KPI untuk memastikan program TJSL tersebut memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat," kata kata Corporate Secretary KPI Hermansyah Y Nasroen dalam keterangan resmi perusahaan, Sabtu (20/7/2024).
Melalui Kilang Balongan, kata Hermansyah, KPI menginisiasi program peningkatan kapasitas penyandang disabilitas tuli melalui sistem pembelajaran vokasi di Sekolah Luar Biasa (SLB), pelatihan barista kopi, program magang barista, hingga menginisiasi Coffee Shop "Kopi Teman Istimewa".
Baca juga : Dipori Persada Raya Luncurkan Mobil Water Treatment Untuk Korps Brimob Polri
Selain itu, penciptaan ruang inklusi, dan workshop inklusif yang melibatkan masyarakat sekitar.
"Program Kopi Teman Istimewa sudah dapat memberdayakan 8 orang penyandang disabilitas tuli sebagai barista kopi," kata Hermansyah.
Keberadaan dan dampak program yang diberi nama Program Perintis (Pemberdayaan Inklusi Teman Istimewa) ini mendapat pengakuan dengan keberhasilan Kilang Balongan mendapatkan penghargaan Nusantara CSR Awards 2024 yang diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility pada kategori Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Program Perintis bukanlah satu-satunya program TJSL KPI yang mendapatkan penghargaan bergengsi di ajang penghargaan tersebut.
Baca juga : Ramah Lingkungan, Kilang Pertamina Internasional Siap Luncurkan BBM Rendah Sulfur
"KPI sekaligus mendapatkan 4 penghargaan untuk 4 unit kilang dengan beberapa kategori," kata Hermansyah.
Kilang Dumai meraih penghargaan dikategori Mengakhiri Kelaparan melalui Program Pertanian Lahan Gambut.
Program ini bertujuan untuk Kesehatan Masa Depan melawan Stunting.
Program dijalakan dengan mendorong ketahanan pangan lokal melalui hasil Pertanian Sorgum yang mencapai sejumlah 400 Kg dalam sekali panen.
Baca juga : Menperin: GIIAS Bukti Komitmen Industri Otomotif Tampilkan Inovasi
"Program ini menggunakan Sistem Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA). Sistem ini merupakan metode pertanian yang berfokus pada penggunaan minimal input eksternal seperti pupuk kimia dan pestisida sintesis. Dengan adanya program tersebut, dapat meningkatnya kesadaran lingkungan, dan bertambahnya cadangan pangan lokal melalui produksi sorgum," terang Hermansyah.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya