Dark/Light Mode

Tebar Semangat Berbagi

Pekerja MedcoEnergi Kembali Bangun Rumah Layak Huni di Mauk

Selasa, 6 Agustus 2024 07:27 WIB
Para pekerja MedcoEnergi bergotong royong membangun rumah layak huni di Mauk, Tangerang. (Foto: MedcoEnergi)
Para pekerja MedcoEnergi bergotong royong membangun rumah layak huni di Mauk, Tangerang. (Foto: MedcoEnergi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jumlah penduduk Indonesia yang tinggal di rumah tak layak huni masih tergolong tinggi. Berdasarkan Indikator Perumahan dan Kesehatan Lingkungan 2023 Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 36,85 persen atau lebih dari sepertiga rumah tangga menetap di rumah tak layak huni. Kondisi tersebut kembali mendorong PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) melalui Medco Foundation, bergerak membantu warga Desa Marga Mulya, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (3/8/2024).

Mengawali Agustus yang penuh dengan semangat kemerdekaan jelang perayaan HUT ke-79 RI, Medco Foundation bersama Habitat for Humanity Indonesia melalui program Medco Volunteering Day, mengajak pekerja dari seluruh anak perusahaan MedcoEnergi untuk menebar semangat berbagi dengan bersama-sama membangun 29 unit rumah permanen, selain memberikan layanan kesehatan dan makanan bergizi gratis kepada warga di sana.

Sebanyak 120 pekerja bergotong royong membantu warga sekitar membangun rumah layak huni untuk mereka. Rumah layak huni ini diharapkan menjadi “gerbang” awal bagi banyak keluarga di sana untuk bangkit dan terus maju dalam kehidupannya.

“Kami di MedcoEnergi percaya bahwa yang kami lakukan harus bisa memberikan dampak kepada masyarakat, termasuk kepada warga yang tinggal di Mauk, Tangerang. Pembangunan 29 rumah layak huni ini juga selaras dengan nilai yang ditanamkan pendiri MedcoEnergi, almarhum Bapak Arifin Panigoro, yang semasa hidupnya menekankan pentingnya memiliki semangat berbagi kepada semua orang. Dengan demikian, apabila kemajuan MedcoEnergi semakin pesat, semangat berbagi dari seluruh pekerja juga harus semakin tinggi,” kata Komisaris Utama MedcoEnergi Yani Panigoro, yang turut hadir di Mauk dan ikut membantu pembangunan rumah.

Baca juga : Peringkat 4 Piala Presiden, Macan Kemayoran Langsung Fokus Liga 1

Di tempat yang sama, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia Susanto mengapresiasi inisiatif yang ditunjukkan para pekerja MedcoEnergi untuk membantu warga di Mauk, Tangerang. Kata dia, meski terletak tak jauh dari Jakarta, banyak warga di Mauk yang hidup dengan penghasilan rendah, sehingga sulit bagi mereka dan keluarga untuk bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak.

"Tentu saja, ketiadaan tempat tinggal layak huni ini menghambat mereka untuk menjalankan keseharian dengan aman dan sehat, misalnya anak-anak yang tidak dapat belajar dengan baik saat rumah mereka tidak layak huni. Untuk itu, kehadiran rekan-rekan dari MedcoEnergi untuk membangun rumah sangat berarti bagi mereka,” ujar Susanto.

Program pembangunan rumah layak huni di Mauk oleh Medco Foundation dimulai sejak tahun 2023 dengan membangun 10 unit rumah. Dengan demikian, total rumah layak huni yang sudah dibangun di Mauk hingga tahun 2024 adalah 39 unit.

Ke-39 rumah ini merupakan donasi dari manajemen dan berbagai unit bisnis MedcoEnergi, yang terdiri dari manajemen MedcoEnergi 9 rumah; Pekerja MedcoEnergi 11 rumah, Medco Energi Internasional 9 rumah; Amman Mineral Nusa Tenggara 5 rumah; Yayasan Pendidikan Avicenna Prestasi 2 rumah; serta sisanya berasal dari Medco Power Indonesia, Api Meta Graha, Satria Raksa Buminusa & Mitra Energi Gas Sumatra masing-masing 1 rumah.

Baca juga : Bermartabat Jika Menyoal Kurangnya Tenaga Pendidik

Program ini juga telah membantu 167 warga Mauk yang tinggal di rumah tidak layak huni. Pembangunan 29 unit rumah layak huni pada Agustus ini merupakan fase kedua, setelah sebelumnya pekerja MedcoEnergi membangun pembangunan struktur utama rumah pada fase pertama, 8 Juni 2024.

Kosim (39 tahun), warga Desa Marga Mulya, Mauk, bersyukur mendapatkan bantuan rumah layak huni dari Medco Foundation. Kondisi rumah Kosim saat ini memang mengkhawatirkan. Selain struktur bangunan sudah lapuk dimakan rayap sehingga rentan rubuh, fasilitas MCK pun tidak memadai.

’’Kami sekeluarga berharap agar rumah kami dapat ditinggali dengan aman dan sehat, termasuk punya ruang MCK sendiri. Dengan adanya rumah yang kuat dan layak huni, saya jadi tidak was-was lagi kalau harus bekerja meninggalkan istri dan orangtua di rumah,” ujar Kosim, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh lepas harian dengan penghasilan bulanan yang tidak tetap.

Program-program Medco Foundation Hadir di Berbagai Wilayah di Tanah Air

Selain Mauk, Medco Foundation juga hadir di beragai daerah untuk memberikan dampak kepada masyarakat. Di Jawa Barat, Medco Foundation mengadakan Program Pelatihan Pertanian Medco Capacity Building di Ciwidey, Program Youth Life Skill di Cianjur, Program Pemulihan Pasca Gempa 2022 di Cianjur, serta Program Penanaman Pohon di Taman Nasional Gungung Gede-Pangrango.

Baca juga : Kearifan Lokal Modal Penting Keberlanjutan Pengelolaan Hutan Produksi

Di Aceh Timur, didirikan Rumah Pemberdayaan Ibu dan Anak sebagai sarana untuk meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di sana. Masih di Jabodetabek, Medco Foundation juga menggelar program Penanaman Mangrove di Muara Gembong, Bekasi.

Di Timur Indonesia, Medco Foundation juga menggelar program diantaranya Vokasi Pertanian di Merauke dan mendirikan Perpustakaan di Desa Walandano, Sulawesi Tengah. Program-program untuk masyarakat juga hadir di Jakarta seperti Pemberdayaan Ekonomi di Cilincing, donor darah, dan Program Eliminasi Tuberculosis.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.