Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jadi Menteri ESDM, Bahlil Janji Profesional Kelola Izin Tambang
Senin, 19 Agustus 2024 13:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bahlil Lahadalia menyatakan siap bekerja secara profesional dalam memimpin Kementerian ESDM. Termasuk, dalam mengatur izin pengelolaan tambang.
“Meskipun saya punya latar belakang pengusaha, saya bisa membedakan mana untuk kepentingan negara, mana kepentingan pribadi," kata Bahlil, yang hari ini dilantik menjadi Menteri ESDM, Senin (19/8/2024).
"Saya sejak dilantik menjadi pejabat, Kepala BKPM, tidak lagi menjadi pengusaha. Sudah selesai. Insya Allah sudah selesai," tegas Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) periode 2015-2019.
Baca juga : Hari Ini Menteri, Besok Ketum? Bahlil: Wallahualam Bishawab
Bahlil menuturkan, pengalamannya menjadi pengusaha menjadi bekal mengabdi untuk negara. Dia mengaku banyak mengambil pelajaran, dari apa yang pernah dilaluinya sebelum masuk ke pemerintahan.
“Kita harus memberikan kontribusi yang terbaik untuk bangsa dan negara," tandasnya.
Optimalkan Potensi SDA
Terkait jabatan barunya, Bahlil mengaku mendapat intruksi dari Presiden Jokowi untuk terus mengoptimalkan potensi sumber daya alam (SDA). Demi meningkatkan pendapatan negara, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.
Baca juga : Rosan Diangkat Jadi Menteri Investasi, Bahlil Digeser Ke ESDM
"Presiden mengarahkan langkah-langkah dalam rangka percepatan, terutama dalam mengoptimalkan potensi dan produksi sumber daya alam kita," ujar Bahlil.
Bahlil memastikan untuk melanjutkan program-program di Kementerian ESDM yang telah berjalan baik di kepemimpinan sebelumnya.
"Yang sudah bagus, kita lanjutkan. Yang belum baik, ya kita sama-sama perbaiki. Karena sejatinya, semuanya itu berkesinambungan," tutur Bahlil.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya