Dark/Light Mode

Pemukiman Rawan Kebakaran, Kilang Balikpapan Inisiasi Kampung Siaga Bencana

Kamis, 22 Agustus 2024 20:34 WIB
PT Kilang Pertamina Internasional Unit Balikpapan dengan dukungan Dinas Sosial Kota Balikpapan telah menginisiasi pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kelurahan Margasari dan Kelurahan Baru Tengah, Kota Balikpapan. (Dok. PT KPI)
PT Kilang Pertamina Internasional Unit Balikpapan dengan dukungan Dinas Sosial Kota Balikpapan telah menginisiasi pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kelurahan Margasari dan Kelurahan Baru Tengah, Kota Balikpapan. (Dok. PT KPI)

 Sebelumnya 
Edukasi tanggap bencana guna mendukung Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) juga diimplementasikan di empat sekolah, yaitu SDN 003 dan SDN 004 Balikpapan Barat di Kelurahan Margasari serta SDN 009 dan SMPN 25 Balikpapan Barat di Baru Tengah.

Kegiatan ini menggerakkan segala tingkat pekerja yang ada di sekolah, baik itu keamanan, penjaga kantin, pegawai, pengajar, kepala sekolah dan murid.

Dengan berbagai pelatihan, edukasi dan simulasi kesiapsiagaan bencana tersebut, masyarakat Balikpapan sudah dapat mengidentifikasi potensi dan pencegahan bencana.

Mereka juga mampu mengoperasikan peralatan kecil dan besar untuk memadamkan api.

Baca juga : Airlangga Tekankan Kolaborasi Semua Pemangku Kepentingan Tingkatkan Inklusi Keuangan Nasional

"Masyarakat sudah dilatih untuk mengoperasikan nozzle dan menembakkan air secara langsung. Ibu rumah tangga juga turut melakukan praktik dan simulasi hydrant tersebut," kata Dodi.

Selain fokus di Kampung Atas Air Margasari dan Baru Tengah, anggota Program KSB yang berjumlah 50 orang berperan aktif menjalankan fungsi sosialnya dalam penanganan pasca bencana di Kota Balikpapan.

Tim KSB sigap membantu korban-korban kebakaran dalam proses penanganan bencana. KSB bekerjasama dengan fungsi terkait dalam mempercepat penanganan bencana.

Program KSB telah membantu perusahaan untuk mencapai tujuan SDGs yaitu tujuan 11 Kota dan pemukiman yang berkelanjutan, yaitu kota yang Tangguh bencana dan (ramah Lingkungan) dan layak huni; dan tujuan 13 Responsif perubahan iklim, yaitu Kota Tangguh perubahan iklim, kota dengan warga peka terhadap perubahan iklim.

Baca juga : Hadiri Pembukaan Restoran Rumarasa, Bamsoet Dorong Peningkatan Bisnis Kuliner Tanah Air

KPI menjalankan Peraturan Menteri Sosial Nomor 128 Tahun 2011 Tentang Kampung Siaga Bencana.

Program ini juga turut serta melibatkan pemangku kepentingan lainnya untuk turut merencanakan program seperti Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Dalam rencana strategis kedepan program ini akan mengembangkan pendididkan kebencanaan dan menyebarluaskan keterampilannya penanggulangan terkait bencana mencakup bencana iklim," jelas Dodi.

Atas jerih payah ini, kilang Balikpapan meraih beberapa penghargaan.

Baca juga : Pompa Semangat Pekerja Migran, BP2MI: Buktikan Indonesia Bangsa Pejuang

Terakhir, di ajang Nusantara CSR Award 2024 untuk kategori Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan melalui Program KSB

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.