Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tekan Emisi Karbon, Pabrik APP Group Sudah Pakai Energi Terbarukan
Sabtu, 21 September 2024 14:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - APP Group berpartisipasi dalam sesi talkshow bertema Energy Transition for Accelerating NDC 2030 Target pada acara Indonesia Climate Change Expo & Forum (ICCEF) 2024.
Acara ini menyoroti pentingnya percepatan transisi energi bersih guna mendukung target Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia pada 2030.
Sektor industri pulp dan kertas, yang menyumbang 15,5 persen dari total emisi industri manufaktur, memiliki potensi besar dalam mencapai target NDC melalui penerapan energi terbarukan dan strategi pengurangan emisi di empat sektor utama, yaitu energi, limbah, IPPU (Industrial Processes and Product Use), serta FOLU (Forestry and Other Land Use).
Baca juga : PGN-POSCO International Teken Joint Study Agreement Terkait CCS
Talkshow ini menghadirkan pembicara dari berbagai perusahaan besar, seperti Irsyal Yasman (Vice Director Corporate Affairs APP Group), Budiawansyah (Head of Strategic & Corporate Affairs, PT Vale), Arief Rifandi Wiwaha (Department Head of ESG Performance & Reporting, MIND ID), dan Budi Yuliadi (Head of AFR Division, PT Semen Indonesia Tbk), dengan Fajar Lizmawan sebagai moderator.
Dalam sesi tersebut, Irsyal Yasman memaparkan, langkah-langkah yang dilakukan APP Group dalam memanfaatkan biomassa sebagai bagian dari strategi keberlanjutan. Salah satu pencapaian utama adalah di PT OKI Pulp & Paper Mill, di mana 98 persen kebutuhan energinya dipenuhi oleh bahan bakar terbarukan seperti black liquor dan kulit kayu (bark). Inisiatif biomassa ini telah berperan penting dalam mengurangi emisi karbon dan menurunkan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Selain itu, di PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Serang Mill, APP Group juga mengoptimalkan penggunaan biogas dari Anaerobic Wastewater Treatment untuk menghasilkan energi yang lebih bersih dan efisien. Inisiatif serupa juga diterapkan di berbagai pabrik lain milik APP Group, yang semuanya bertujuan untuk mencapai target pengurangan emisi perusahaan secara keseluruhan.
Baca juga : Gandeng Yang Lou Dong, PTPN Group Mantapkan Pengelolaan Bisnis Teh
Melalui Sustainability Roadmap Vision (SRV) 2030, APP Group berkomitmen untuk mengurangi jejak karbon sebesar 30 persen dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan hingga 58 persen di seluruh operasionalnya. “Pemanfaatan biomassa telah menjadi bagian penting dari strategi kami untuk mencapai keberlanjutan. Dengan pabrik OKI yang kini menghasilkan 98 persen energi dari bahan bakar terbarukan, kami memperkuat peran kami dalam transisi energi bersih di Indonesia,” ungkap Irsyal.
Talkshow ini juga membahas tantangan yang dihadapi industri dalam penerapan energi terbarukan, serta peluang kolaborasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia. APP Group menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mencapai target NDC 2030 dan membangun ekonomi rendah karbon.
ICCEF 2024 menjadi platform bagi pemangku kepentingan untuk bertukar pikiran mengenai inovasi, pengalaman, dan tantangan dalam menghadapi perubahan iklim global. Partisipasi aktif APP Group di acara ini memperkuat komitmennya dalam mendukung upaya global dan nasional untuk mitigasi perubahan iklim serta transformasi energi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya