Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PGN Pastikan Pasokan Gas Bumi Untuk Industri Di Customer Business Forum 2024
Kamis, 17 Oktober 2024 18:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan gas yang terus meningkat, terutama di sektor industri, demi mendukung keberlanjutan industri sekaligus sejalan dengan kebijakan pemerintah.
Hal ini disampaikan dalam acara Customer Business Forum 2024 (CBF 2024), di mana PGN menegaskan peran strategis gas bumi dalam pertumbuhan ekonomi dan transisi menuju Net Zero Emission (NZE).
Wakil Direktur Utama PT Pertamina Persero, Wiko Migantoro, menjelaskan pentingnya gas bumi sebagai bagian dari upaya Indonesia menuju energi bersih. “Gas bumi akan memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, yang terus membutuhkan energi seiring dengan perkembangan industri,” ujar Wiko.
Baca juga : PLN EPI Pastikan Kecukupan Biomassa Untuk Co-Firing PLTU
Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko menambahkan, forum CBF 2024 merupakan wujud komitmen PGN untuk memaksimalkan serapan gas di Indonesia dan memberikan manfaat bagi pelanggan. “Kami berharap dapat terus menjamin ketersediaan gas bagi keberlanjutan industri, termasuk rencana ekspansi ke Indonesia Timur melalui investasi masif dalam penyediaan LNG dari hulu ke hilir,” ungkap Arief.
PGN terus beradaptasi dengan perubahan dinamika bisnis gas dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pergeseran pasokan dari gas pipa ke LNG. Saat ini, sekitar 60 persen pasokan gas dilayani melalui pipa, sementara 40 persen dilayani oleh LNG. Direktur Komersial PGN, Ratih Esti Prihatini, menyampaikan, PGN terus berupaya meningkatkan ketersediaan gas melalui komunikasi aktif dengan regulator dan pembangunan infrastruktur yang menjangkau pasar baru.
“Saat ini, permintaan gas bumi terus meningkat, dan PGN akan memastikan ketersediaan gas pipa melalui alokasi pemerintah, sementara sisanya dipasok oleh LNG dari FSRU Lampung, Nusantara Regas, dan Aceh,” jelas Ratih.
Baca juga : Dirut PGN Pastikan Pemanfaatan Jargas Rumah Tangga Di Sleman Lancar
PGN juga sedang mengembangkan infrastruktur, termasuk jalur pipa Dumai-Sei Mangke, SSWJ, dan pipa Cisem 2, untuk mendistribusikan gas bumi dari Sumatera ke Jawa Barat. Menurut Ratih, LNG menjadi pilihan signifikan untuk mendukung pasokan energi di tahun-tahun mendatang, terutama di wilayah pengembangan baru yang didominasi oleh lapangan offshore.
Selain itu, dalam forum ini juga dibahas rencana harga gas untuk tahun 2025, di mana mekanismenya tetap akan mengacu pada harga gas pipa dan harga gas regasifikasi. Harga regasifikasi akan bersifat dinamis, disesuaikan dengan formula ICP (Indonesia Crude Price) yang ditetapkan oleh Menteri ESDM setiap bulan, sehingga pelanggan dapat memperoleh sinyal harga yang kompetitif.
Terakhir, PGN menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemenuhan gas bumi domestik bagi sekitar 2.500 pelanggan industri pada 2024, yang diperkirakan akan meningkat menjadi 2.700-2.750 pelanggan dalam beberapa tahun ke depan.
Baca juga : MODENA Komitmen Ciptakan Tenaga Kerja Siap Pakai
PGN melihat LNG sebagai penopang utama dalam memastikan ketersediaan dan keandalan distribusi gas bumi di masa depan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya