Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Swedia Pesta Gol 5-1 ke Gawang Tunisia
- S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur Tawarkan Pendidikan Berkualitas Berstandar Internasional
- PLN EPI Dorong CBG dari Limbah Sawit untuk Kurangi Emisi dan LNG
- Khofifah Ajak Alumni FH Unair Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa
- Tampung 245.980 Murid Baru, Disdik DKI SPMB Objektif, Transparan dan Inklusif
Kopi Gerobak Keliling Kini Makin Dilirik Penikmat Kopi
Rabu, 23 Oktober 2024 16:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kopi gerobak keliling di berbagai sudut kota menjadi fenomena menarik buat para penikmat kopi tanah air. Menawarkan kopi dengan harga yang terjangkau, tapi kualitas tidak kalah bersaing dengan kedai kopi kekinian.
Darga mulai dari Rp 8 ribu, masyarakat dapat menikmati kopi berkualitas di setiap sudut jalan tanpa perlu merogoh kocek dalam untuk menikmati dengan kehadiran kopi gerobak keliling.
“Kita mau menyajikan kopi berkualitas untuk semuanya. Masa blue collar nggak bisa minum kopi enak? Ini nggak fair untuk mayoritas populasi masyarakat kita. Ini jadi strategi kita sebagai toko berjalan,” ujar CEO Kopi Jago, Yoshua Tanu dalam keterangannya, Rabu (23/10).
Baca juga : SIM Keliling Bekasi Selasa 22 Oktober Hadir Di Pizza Hut Komsen Jatiasih
Regi Suryo yang juga pengamat industri kopi tanah air menjelaskan kopi gerobak keliling menawarkan harga yang sangat terjangkau, tapi kualitasnya tetap memanjakan penikmati kopi.
Menurutnya, ada proses penambahan nilai yang berhasil dipangkas oleh gerobak kopi keliling sehingga harganya bisa jauh lebih murah.
“Kalau kita tarik satu cycle di coffee shop itu kan ada pertambahan nilai di setiap prosesnya. Kalau di gerobak bisa murah karena mereka berhasil nge-cut cost production ya. Jadi sampai di cup harganya bisa semurah itu,” tutur Regi Suryo.
Baca juga : PP Properti Gandeng Greenwoods Kembangkan Hunian Modern Di Semarang
Fenomena ini juga bersambut di platform X yang membuat warganet saling lempar opini. Akun @IanSalim sempat mengkhawatirkan kehadiran kopi gerobak keliling dapat menggeser eksistensi “starling”, julukan pedagang kopi bersepeda keliling yang sudah ada sebelumnya.
Utas yang punya jangkauan 4,4 juta tersebut, disambut dengan berbagai pendapat oleh warganet lainnya.
“Ini sih mengisi celah segmen yang kosong antara starling dan Coffee To Go, rasanya penggemar starling ga akan beli kopi begini ya, penggemar sachet itu cenderung tidak suka kopi hasil mesin espresso. Dari segi harga juga bisa 2x lipat starling kan?” respon akun @RoyHermans_ di kolom komentarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya