Dark/Light Mode

50 Ribu Karyawan Sritex Terancam PHK, 4 Menteri Turun Gunung

Minggu, 27 Oktober 2024 08:20 WIB
Buruh berjalan keluar dari pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (24/10/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/tom)
Buruh berjalan keluar dari pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (24/10/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/tom)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kabar menghebohkan datang dari dunia bisnis Tanah Air. PT Sri Rejeki Isman atau Sritex, perusahaan tekstil yang pernah berkibar hingga mancanegara, tiba-tiba dinyatakan bangkrut. Akibatnya, 50 ribu karyawan di pabrik yang berlokasi di Sukoharjo, Solo itu, terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Empat menteri diperintahkan Presiden Prabowo Subianto agar turun gunung menyelesaikan persoalan ini.

Sritex resmi dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Niaga Semarang, Senin, 21 Oktober 2024. Penyebabnya adalah utang yang sudah terlampau menggunung. Perusahaan dianggap tidak mampu membayar kewajiban tersebut. Selain itu, laporan keuangan Sritex terus merugi. Aset yang dimiliki perusahaan juga dinilai tidak cukup untuk menutupi utang yang ada.

Akibat putusan tersebut, manajemen Sritex angkat bicara. Dalam keterangan tertulisnya, manajemen menyampaikan bahwa saat ini jumlah karyawan di grup Sritex mencapai 50.000. Dari jumlah tersebut, sekitar 14.112 karyawan diperkirakan akan terdampak langsung akibat putusan pailit ini.

“Selain itu, banyak usaha kecil dan menengah lainnya yang keberlangsungan usahanya bergantung pada aktivitas bisnis Sritex,” tulis manajemen dalam keterangan tertulis pada Sabtu (26/10/2024).

Baca juga : Lokasi Dipindah, 1.890 Petugas Siaga Di Ancol

Atas putusan itu, Perusahaan mengajukan kasasi atas status pailit. Perusahaan mengaku sudah membicarakan kasasi ini dengan para stakeholder.

Dalam keterangan tersebut, perusahaan juga berharap dukungan dari pemerintah agar perusahaan dapat terus beroperasi.

Kabar Sritex bangkrut memang mengejutkan. Soalnya, perusahaan tekstil yang didirikan pada tahun 1966 itu, menjadi salah satu produsen tekstil terbesar di Indonesia. Perusahaan ini, terkenal dengan produk-produk berkualitas tinggi yang diekspor ke berbagai negara.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pemerintah akan segera mengambil langkah untuk menyelamatkan karyawan Sritex. Menurut dia, Presiden Prabowo sudah memerintahkan Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, dan Kementerian Ketenagakerjaan untuk segera mengkaji beberapa opsi dan skema untuk menyelamatkan Sritex.

Baca juga : Israel Rudal Iran, Dunia Makin Panas

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar ini juga menjelaskan, prioritas pemerintah saat ini adalah menyelamatkan karyawan Sritex dari PHK. “Opsi dan skema penyelamatan ini akan disampaikan dalam waktu secepatnya, setelah empat kementerian selesai merumuskan cara penyelamatan,” jelasnya.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta Sritex tidak terburu-buru melakukan PHK usai dinyatakan pailit.

Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri meminta Sritex menunggu sampai adanya putusan inkrah atau putusan dari Mahkamah Agung. Indah juga meminta Sritex dan anak-anak usahanya tetap membayar gaji para karyawan.

“Kemnaker meminta kepada PT Sritex dan anak-anak perusahaannya untuk tetap membayarkan hak-hak pekerja terutama gaji/upah,” kata Indah.

Baca juga : Storage Dan Gasifikasi Terapung Jawa-1, Jadi Pembangkit Terintegrasi, Terbesar Di Asia Tenggara

Kemnaker mengimbau agar semua pihak yaitu manajemen dan serikat pekerja di perusahaan tetap tenang dan menjaga kondusifitas perusahaan, serta segera menentukan langkah-langkah strategis dan solutif untuk kedua belah pihak. Utamakan dialog yang konstruktif, produktif dan solutif.

Warganet mengapresiasi Pemerintah yang akan menolong Sritex. “Kan bagus tidak PHK karyawan. Mungkin kita sama-sama sedih perusahan begitu besar dengan jumlah karyawan puluhan ribu bisa pailit, atau dibangkrutkan,” cuit @BicaraErwin.

“Waduh kenapa bisa pailit ya, padahal sayang banget. Kalau Sritex bisa berjaya lagi pasti kita semua bangga,” cuit @prismrangers. [BCG/MEN]

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 27 Oktober 2024 dengan judul 50 Ribu Karyawan Sritex Terancam PHK, 4 Menteri Turun Gunung

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.