Dark/Light Mode

Pasok Mobil Dinas Menteri

Pindad Siap Produksi 1.000 Maung Per Bulan

Rabu, 30 Oktober 2024 08:05 WIB
PT Pindad (Persero) siap produksi 1.000 unit Mobil Maung. (Foto: Facebook/PT Pindad)
PT Pindad (Persero) siap produksi 1.000 unit Mobil Maung. (Foto: Facebook/PT Pindad)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pindad (Persero) siap memasok mobil dinas untuk para menteri di Kabinet Merah Putih (KMP). Dalam sebulan, BUMN yang bergerak di bidang pertahanan ini, siap produksi 1.000 unit Mobil Maung.

Presiden Prabowo Subianto sudah memutuskan, mobil dinas bagi anggota Kabinet Merah Putih (KMP) menggunakan Mobil Maung buatan PT Pindad (Persero). Mobil buatan Indonesia itu, nantinya akan dipakai menteri, wakil menteri, kepala badan, hingga pejabat Eselon di kementerian.

Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose mengapresiasi keputusan Presiden tersebut. Sebagai pihak yang ditunjuk, lanjut Mose, tentunya Pindad siap memenuhi permintaan tersebut. Namun, dia tidak menjelaskan berapa unit yang disiapkan.

“Secara prinsip, Pindad sudah memulai dan hasilnya sudah ada dan digunakan,” kata Mose kepada wartawan seperti dikutip Selasa (29/10/2024).

Baca juga : Bisnis Sehat dan Sustain, Kunci Pertumbuhan Laba BSI Capai 21,60 Persen

Terpisah, Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Bobby Rasyidin menerangkan, Pindad mampu memproduksi 600 sampai 1.000 unit setiap bulan. Karena itu, dia siap memasok Maung untuk dipakai sebagai kendaraan dinas menteri.

“Sebagai industri, kami siap,” tegas Bobby, di Bali, Selasa (29/10/2024).

Bobby juga menyebut sejumlah kementerian sudah berkoordinasi tentang penyediaan mobil Maung ke PT Pindad. Akan tetapi, Bobby enggan menyebutkan kementerian apa saja dan berapa harga Maung per unitnya. Termasuk spesifikasi dari mobil dinas yang akan dipakai anggota KMP.

“Kalau Pak Prabowo anti peluru karena memang spesifikasinya adalah untuk Presiden. Tapi kalau untuk menteri nggak mungkin anti peluru,” jelas dia.

Baca juga : Menhan Dorong Reformasi Birokrasi Pertahanan

Sekadar informasi, PT Len Industri (Persero) merupakan Holding DEFEND ID yang membawahi PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, dan PT Dahana.

Sementara itu, sejumlah menteri menyatakan kesiapannya untuk menggunakan Mobil Maung buatan Pindad untuk kendaraan dinasnya. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, tujuan Presiden soal kendaraan dinas adalah untuk menggelorakan semangat memakai produksi dalam negeri.

“Ya jadi dong, semangatnya adalah kita harus punya mobil buatan sendiri,” kata Prasetyo, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (29/10/2024).

Ditanya siapa saja yang akan menggunakan mobil Maung, Prasetyo belum bisa menjawab pasti. Karena harus menyesuaikan dengan kapasitas produksi Pindad. Menurut poltisi Partai Gerindra itu, pengadaan mobil dinas Maung akan menggunakan skema beli, bukan sewa. Dengan begitu, kendaraan dinas tersebut akan menjadi investasi negara.

Baca juga : Mega-Prabowo Pasti Bertemu

Lalu, bagaimana nasib mobil dinas menteri yang digunakan saat ini? Soal itu, Prasetyo menanggapi dengan santai. “Ya nanti. Kan nanti begitu ada, itu kita pikirkan mobil yang lama peruntukannya seperti apa,” jelasnya menanggapi status Toyota Crown yang menjadi kendaraan dinas menteri Presiden ke-7 Jokowi di periode keduanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.