Dark/Light Mode

Pertama Di Indonesia

Pertamina Dekarbonisasi Emisi Pelari Eco RunFest

Kamis, 7 November 2024 07:05 WIB
Corporate Secretary Pertamina Brahmantya S. Poerwadi (kiri) bersama Vice President Corporate Communications Pertamina Fadjar Djoko Santoso memamerkan jersey Pertamina Eco RunFest 2024 saat konferensi pers mengenai Pertamina Eco RunFest 2024 di Jakarta, Rabu (06/11/2024). Foto: Dok.  PERTAMINA
Corporate Secretary Pertamina Brahmantya S. Poerwadi (kiri) bersama Vice President Corporate Communications Pertamina Fadjar Djoko Santoso memamerkan jersey Pertamina Eco RunFest 2024 saat konferensi pers mengenai Pertamina Eco RunFest 2024 di Jakarta, Rabu (06/11/2024). Foto: Dok. PERTAMINA

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertamina Eco RunFest 2024 akan menjadi ajang lari pertama kalinya di Indonesia dengan emisi nol persen. Karena, emisi yang dihasilkan dari event tersebut akan dibayar perusahaan pelat merah tersebut melalui mekanisme perdagangan karbon.

Pertamina Eco RunFest akan digelar di Istora Senayan, Jakarta pada Minggu (24/11/2024). Ajang ini akan mengikuti Carbon Neutral Event atau perdagangan karbon untuk dekarbonisasi.

Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, event lari tahunan ini bukan sekadar ajang lari. Tetapi sarana untuk menyebarkan energi positif kepada masyarakat. Dan membentuk kesadaran akan pentingnya sustainable living, atau gaya hidup berkelanjutan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Baca juga : Kemenperin Tagih Janji Apple Bangun Pabrik

Fadjar menjelaskan, dari 21 ribu peserta yang akan hadir untuk event Eco Run maupun Eco Festival, pihaknya sudah menghitung estimasi emisi yang dihasilkan, dengan perhitungan IDX Carbon, yaitu mencapai 876 ton Co2 (karbondioksida).

“Dan itu kami kompensasi dengan membayar karbon kredit. Jadi, ini pertama kalinya event lari yang emisinya nol persen,” tegas Fadjar, dalam acara Press Conference Pertamina Eco RunFest 2024 di Jakarta, Rabu (6/11/2024).

Menurut Fadjar, hal ini menjadi komitmen yang dilakukan perseroan dalam mengurangi emisi secara berkelanjutan.

Baca juga : Penumpang LRT Diproyeksi Naik 80.000 Orang Per Hari

Fadjar menjelaskan, jumlah karbon yang dihasilkan pada event tersebut, di antaranya berasal dari penggunaan pesawat para peserta event, penggunaan kendaraan, penggunaan energi selama proses kegiatan, serta perhitungan sampah.

Dengan kampanye ramah lingkungan, Fadjar berharap, acara ini akan membawa masyarakat dari segala kelompok usia untuk merasakan pengalaman lari yang penuh semangat, sekaligus inspirasi gaya hidup berkelanjutan.

Selain itu, pihaknya didukung oleh partner seperti Savoria Group dan Scheneider Electric Indonesia, yang men-support konsep sustainable living. Dan juga punya semangat yang sama dalam keberlangsungan bumi dan lingkungan.

Baca juga : Manchester United Vs PAOK UEL, Duel Perpisahan Nistelrooy

Fadjar menjelaskan, alasan mengusung tema Energizing the Change, yakni tidak hanya untuk mendorong masyarakat menerapkan hidup lebih sehat dan lebih hijau,

“Tetapi juga menjaga bumi dengan aksi berkelanjutan, melalui beragam aktivitas ramah lingkungan,” jelasnya
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.