Dark/Light Mode

Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

Direktur Puskepi: Pembangunan Terminal LPG Tuban Harus Didukung

Jumat, 8 November 2024 15:15 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menegaskan, pembangunan proyek objek vital nasional (obvitnas) yang sedang berjalan di berbagai lokasi di Indonesia, termasuk pembangunan Terminal LPG Tuban di Jawa Timur, harus didukung. 

Dia mengingatkan, pembangunan infrastruktur, terutama infrastruktur energi seperti terminal LPG, merupakan hal yang sangat strategis dan berperan besar dalam membantu ketahanan energi nasional.

“Apalagi, kebutuhan LPG di Indonesia terus meningkat,” ujar Sofyano, Jumat (8/11/2024).

Berdasarkan data, kebutuhan LPG nasional telah mencapai 7 juta metrik ton per tahun. Sebagian besar kebutuhan tersebut digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan industri.

Baca juga : AHY: Pembangunan Infrastruktur Harus Terus Bergerak

Dia memaparkan, pembangunan terminal LPG berbeda dengan pembangunan objek vital nasional lain.

Sebab, LPG merupakan gas yang butuh penanganan khusus guna memastikan keamanan dan keselamatan.

Sofyano mengingatkan, dalam pembangunan terminal, selain aspek tingkat kandungan dalam negeri (TKDN), aspek asset integrity harus menjadi prioritas.

“Ini tidak bisa sembarangan, mengingat pentingnya kehadiran terminal LPG dalam rantai ketahanan energi nasional,” ingatnya.

Baca juga : Jaga Ketahanan Pangan, Stakeholders Apresiasi PPM PetroChina Kembangkan Sentra Ternak Rakyat

“Pembangunan terminal LPG Tuban yang sedang dilakukan oleh anak usaha Pertamina harus kita dukung, jangan dirongrong sehingga mengganggu proses,” imbuh Ketua Asosiasi Pengamat Energy Indonesia (APEI) ini.

Sebelumnya diberitakan, PT Pertamina Energy Terminal (PET) sedang membangun terminal LPG di Tuban Jawa Timur.

Pembangunan terminal tersebut sudah memenuhi aspek TKDN sebesar 33,23 persen , lebih tinggi dari aturan pemerintah sebesar 30 persen.

Terminal LPG Tuban akan berperan sebagai hub terminal utama untuk distribusi LPG ke wilayah timur Indonesia.

Baca juga : Garuda Gandeng The Sanur, Perkuat Pengembangan Medical Tourism Di Sanur

Terminal tersebut diproyeksikan bisa melayani hingga 40 persen kebutuhan LPG nasional, menjamin ketersediaan energi dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.