Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ramaikan ADIPEC 2024, Pertamina EP Pamer Potensi Industri Hulu Migas Di Abu Dhabi
Selasa, 12 November 2024 17:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina EP menjadi salah satu delegasi di anjungan Paviliun Indonesia pada ajang Abu Dhabi Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC), yang berlangsung 4-7 November 2024 di Abu Dhabi National Exhibition Centre, Uni Emirates Arab (UEA).
ADIPEC merupakan gelaran eksibisi lingkup sektor energi global, mulai dari pembuat kebijakan, pemimpin sektor energi, inovator, hingga perusahaan energi di seluruh dunia.
ADIPEC ke-40 tahun ini mengangkat tema ‘Connecting Minds, Transforming Energy.’
Sebanyak lebih dari 200.000 peserta, 54 perusahaan energi tingkat nasional, internasional, dan terintergrasi dari 30 negara turut berpartisipasi untuk bertukar informasi, menjalin kerja sama. Serta membuka akses terhadap solusi, berdiskusi praktik terbaik dan strategi baru guna mengarahkan dan membentuk masa depan sektor energi.
Baca juga : Hadiri COP 29, Pertamina Tegaskan Komitmen Dukung Transisi Energi Nasional
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi Suryodipuro mengatakan, partisipasi sektor migas di Paviliun Indonesia ini dikoordinasi oleh SKK Migas, yang didukung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pertamina Hulu Energi Pertamina EP dan sejumlah KKKS.
Di antaranya, Medco, BP Indonesia, Harbour Energy, Petrogas, Energi Mega Persada, Inpex dan ExxonMobil Indonesia.
“Keikutsertaan industri migas di ajang internasional ini merupakan salah satu upaya untuk meyakinkan investor dunia, mengenai potensi industri hulu migas di Indonesia,” ucap Hudi dalam keterangan resmi, Selasa (12/11/2024).
Hudi menekankan pentingnya kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan migas berkelas dunia.
Baca juga : Di ADIPEC 2024, SKK MIgas Ajak Industri Hulu Migas Dunia Investasi di Indonesia
Sebagai salah satu pilar ketahanan energi nasional, industri hulu migas Indonesia perlu memperkuat kemitraan dengan perusahaan-perusahaan migas di tingkat global.
“Kemitraan ini memungkinkan percepatan penemuan cadangan-cadangan migas baru, transfer teknologi, dukungan finansial, peningkatan kapasitas nasional, dan inovasi berkelanjutan,” kata Hudi.
Selanjutnya, pada hari ketiga, Pertamina EP berkesempatan berbagi dalam sesi bertajuk ‘Creating Long-term Value for Stakeholders through Sustainable Business Practices.’
Sementara itu, Manager Communication, Relations, & CID Pertamina EP Pinto Budi Bowo Laksono menjelaskan prinsip keberlanjutan dan program pemberdayaan masyarakat, sebagai implementasi komitmen Pertamina EP dalam mendukung pencapaian tujan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.
Baca juga : Kementerian PPMI Diminta Lebih Jeli Intip Peluang Kerja Di Luar Negeri
“Pertamina EP fokus menjaga prospek bisnis berkelanjutan dengan memprioritaskan keseimbangan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan tata kelola bisnis yang transparan, serta menerapkan 5P yakni people, planet, prosperity, partnership, peace,” terangnya.
Pinto menambahkan, Pertamina EP terus mengembangkan operasi yang bijaksana dan unggul secara profesional.
"Harapan kami adalah memberikan kontribusi positif pada lingkungan dan masyarakat. Serta, menjadikan Pertamina EP sebagai perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang environmental friendly, social responsible, dan bekerja dengan prinsip good governance,” pungkas Pinto.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya