Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Genjot Pekerja Disabilitas, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Timur Gelar IJC
Rabu, 20 November 2024 17:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kolaborasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan se-Jakarta Timur yang terdiri dari Kantor Cabang Jakarta Rawamangun, Kantor Cabang Jakarta Pulo Gebang, Kantor Cabang Jakarta Ceger dan Kantor Cabang Jakarta Duren Sawit menggelar kegiatan Inclusive Job Center (IJC) di Hotel Haris Kelapa Gading, Kamis (14/11/2024) lalu.
IJC ini merupakan wajah baru layanan, yakni menyalurkan pekerja penyandang disabilitas pada perusahaan yang membutuhkan pekerja.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun Deni Suwardani menjelaskan, IJC merupakan pengembangan dari program Return to Work (RTW) yang bertujuan membangun pasar tenaga kerja inklusif BPJS Ketenagakerjaan yang harapannya mampu memperluas akses lapangan kerja.
"Program IJC merupakan bentuk kepedulian pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi rekan-rekan penyandang disabilitas untuk tetap memperoleh kesempatan yang sama dalam bekerja," kata Deni dalam keterangan resminya, Rabu (20/11/2024).
Baca juga : Negara Dan Aliran Sesat
Deni juga mengapresiasi atas terselenggaranya acara sosialisasi IJC yang dihadiri puluhan perusahaan baik yang sudah mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas maupun belum.
Kegiatan IJC ini juga dihadiri Direktur Human Capital dan Umum Abdur Rahman Irsyadi, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Deny Yusyulian, serta 80 perwakilan dan pimpinan perusahaan.
Hadir pula Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Timur.
Deny menekankan, komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam mendorong inklusivitas di dunia kerja.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Cari Solusi Manfaatkan Bonus Demografi
Menurutnya, IJC ini merupakan langkah nyata BPJS Ketenagakerjaan dalam memastikan setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk bekerja dan mendapatkan perlindungan sosial.
"IJC merupakan implementasi UU Nomor 18 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, yang mendorong akses yang lebih baik bagi individu disabilitas di berbagai aspek kehidupan, termasuk di pasar tenaga kerja," ujarnya.
Ia berharap perusahaan-perusahaan termotivasi untuk mengalokasikan kuota pekerja disabilitas sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni minimal 2 pekerja untuk BUMN dan Pemerintah, serta 1 persen untuk perusahaan swasta.
"Dengan demikian, kami berharap semakin banyak penyandang disabilitas yang dapat berkontribusi di dunia kerja, serta meingkatkan kualitas hidup mereka secara mandiri," jelasnya.
Baca juga : Dukung Pemberdayaan Disabilitas, Pj Teguh Resmikan Cafe Difabis Di Balaikota
Selain mensosialisasikan IJC, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Timur mengemas kegiatan tersebut dengan talk show bersama Nicky Clara sebagai Women Prenuer Founder Setara Berdaya Insklusif dan Puspita Zorawar sebagai penggerak Produktivitas Indonesia Human Capital Coach.
Dalam kesempatan itu, juga diserahkan piagam penghargaan kepada 15 perusahaan yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Timur yang sudah mempekerjakan rekan-rekan penyandang disabilitas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya