Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Uji Coba Bioethanol E10, Toyota Gaet Pertamina Dan TRAC
Jumat, 22 November 2024 18:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Toyota-Astra Motor (TAM) berkolaborasi dengan PT Pertamina Patra Niaga dan PT Serasi Autoraya (TRAC) untuk menguji penggunaan bioethanol sebagai bahan bakar alternatif.
Kolaborasi ini bertujuan mengurangi emisi kendaraan bermotor melalui riset berbasis Use Case Collaboration dengan memanfaatkan bioethanol E10 (campuran bioethanol 10 persen).
Hiroyuki Ueda, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor mengatakan, kolaborasi ini sejalan dengan strategi multi-pathway Toyota dalam mencapai netralitas karbon atau net zero emission. Menurut dia, Toyota tidak bisa bergerak sendiri.
“Kami membutuhkan sinergi dengan mitra strategis seperti Pertamina Patra Niaga dan TRAC untuk mempelajari penggunaan bioethanol E10 pada mobilitas sehari-hari di Indonesia, khususnya di Jawa Timur,” ujarnya saat ditemui di pameran GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2024, di ICE BSD City, Jumat (21/11/2024).
Baca juga : Tekan Emisi, Toyota Pakai Jurus Multi Pathway Dan Green Energy
Toyota menghadirkan 50 unit kendaraan untuk riset ini, termasuk model seperti Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Avanza, Calya, dan Agya. Semua kendaraan ini menggunakan berbagai teknologi dari konvensional hingga elektrifikasi, seperti Hybrid EV dan Plug-In Hybrid EV.
Sebagai pendukung transisi energi hijau, Pertamina Patra Niaga terus mengembangkan bahan bakar bioethanol. Setelah meluncurkan Pertamax Green 95 dengan bioethanol 5 persen (E5) pada 2023, kini perusahaan tersebut meningkatkan campuran bioethanol menjadi 10 persen (E10).
“Kolaborasi ini adalah langkah penting dalam menciptakan ekosistem biofuel di Indonesia. Selain mengurangi emisi gas rumah kaca, inisiatif ini juga diharapkan membuka lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi nasional, dan mendukung kesejahteraan petani lokal,” jelas Riva Siahaan, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga.
TRAC, sebagai perusahaan penyewaan kendaraan terkemuka di Indonesia, turut mendukung upaya pengurangan emisi karbon. Melalui program Carbon Reduction Energy 2030, TRAC menargetkan penurunan emisi kendaraan operasional sebesar 30 persen pada 2030.
Baca juga : Kembangkan Hilux Rangga, Toyota Gaet 70 Karoseri
“Kolaborasi ini merupakan bukti nyata komitmen TRAC dalam menyediakan layanan transportasi yang ramah lingkungan. Dengan memanfaatkan bahan bakar alternatif seperti bioethanol, kami berharap dapat memberikan kontribusi lebih untuk keberlanjutan bisnis dan lingkungan,” ujar Mohammad Farauk, Presiden Direktur TRAC.
Pengujian dilakukan selama satu tahun di pool TRAC Surabaya, Jawa Timur. Kendaraan yang dioperasikan akan dipantau menggunakan teknologi Astra Fleet Management System (AstraFMS) untuk mencatat konsumsi bahan bakar, perilaku pengemudi, dan kondisi mesin secara real-time.
Toyota akan mengumpulkan data tambahan melalui dyno test, analisis karbon, dan uji emisi untuk membandingkan performa bahan bakar bioethanol dengan bahan bakar reguler.
Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor menyatakan, kolaborasi lintas sektor ini memperkuat upaya Indonesia menuju NZE 2060. “Dengan keahlian masing-masing perusahaan, kami percaya langkah ini tidak hanya mempercepat transisi energi tetapi juga mengajak masyarakat luas untuk berkontribusi dalam perjalanan menuju masa depan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Baca juga : UMKM Raup Omzet Rp 1 M Di Pertamina Grand Prix Of Indonesia
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem biofuel di Indonesia, sekaligus mendukung pencapaian target energi bersih yang lebih cepat dan berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya