Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Genjot KUR Hingga Rp 37,48 Triliun, Bank Mandiri Dukung Ketahanan Pangan
Selasa, 10 Desember 2024 14:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berkomitmen memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke sektor-sektor strategis, khususnya pangan.
Hingga akhir November 2024, Bank Mandiri berhasil merealisasikan penyaluran KUR sebesar Rp 37,48 triliun kepada lebih dari 351 ribu pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, pencapaian tersebut hampir mencapai plafon maksimum yang ditetapkan Pemerintah sebesar Rp 37,5 triliun, dan per Desember 2024 telah tersalurkan sepenuhnya.
“Jika dirinci dari total tersebut, sektor pertanian sebagai pilar utama rantai pasok pangan menerima alokasi signifikan sebesar Rp 11,06 triliun atau 29,53 persen dari total penyaluran KUR,” katanya di Jakarta, Selasa (10/12/2024).
Langkah ini juga menjadi wujud dukungan terhadap upaya pemerintah menciptakan ekonomi kerakyatan yang tangguh, serta mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menjaga ketahanan pangan untuk masyarakat Indonesia.
Baca juga : Malam Ini, Maung Bandung Waspada Kebangkitan PSS Sleman
Darmawan mengatakan, dalam upaya untuk mendukung ketahanan pangan, Bank Mandiri telah memanfaatkan penyaluran KUR untuk memberdayakan pelaku usaha di sektor pangan khususnya UMKM dari hulu ke hilir. Terutama para pelaku UMKM di bidang produksi dan distribusi pangan seperti pertanian, perikanan hingga perdagangan.
“Dengan memberikan akses permodalan melalui KUR, Bank Mandiri membantu meningkatkan kapasitas produksi pelaku usaha di sektor pertanian, perikanan, dan pengolahan makanan, yang kemudian berkontribusi pada pasokan makanan bergizi kepada masyarakat,” ucapnya.
Darmawan menyampaikan langkah tersebut merupakan bentuk kontribusi Bank Mandiri sebagai agen perubahan, dan pencipta nilai yang berfokus pada ekonomi kerakyatan.
“Fokus kami adalah memastikan pelaku usaha di sektor pangan mendapatkan akses finansial yang optimal untuk meningkatkan produktivitas mereka. Ini sejalan dengan misi Bank Mandiri untuk berkontribusi dalam ketahanan pangan nasional,” kata Darmawan.
Selain sektor pertanian, sektor perdagangan yang mendukung distribusi pangan juga menerima porsi KUR terbesar, yaitu sebesar 39,79 persen atau Rp 14,91 triliun.
Baca juga : Jelang Nataru, Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Hingga Rp 26 Triliun
Sejalan dengan upaya Pemerintah untuk mendukung sektor produksi, sebanyak 60,21 persen dari total realisasi atau senilai Rp 22,56 triliun KUR Bank Mandiri telah disalurkan ke sektor tersebut.
Sementara sektor non-produksi, yang melengkapi rantai pasok lainnya, menerima alokasi sebesar 39,79 persen atau Rp 14,91 triliun.
Darmawan melanjutkan, dalam mendorong percepatan penyaluran KUR, Bank Mandiri telah menerapkan pendekatan yang inklusif dan fokus pada sektor produksi unggulan di berbagai wilayah.
Hal ini didukung oleh sinergi bisnis dan kolaborasi strategis dengan nasabah wholesale.
“Penyaluran KUR ini merupakan bagian dari strategi akuisisi berbasis ekosistem dengan pola closed loop yang kami optimalkan melalui valie chain nasabah wholesale Bank Mandiri,” tuturnya.
Baca juga : Top! Pendapatan Harita Nickel Tembus Rp 20,38 Triliun, Meningkat 18 Persen
Dengan kolaborasi erat bersama pemerintah, Bank Mandiri memastikan bahwa, program penyaluran KUR dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Sektor-sektor yang menjadi prioritas, seperti pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan, diharapkan mampu memperkuat ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Langkah ini ujar Darmawan, tidak hanya bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang signifikan.
“Kami percaya bahwa melalui dukungan yang berkelanjutan, pelaku usaha dapat berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat," pungkas Darmawan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya