Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gencarkan Promosi, STB Targetkan 609 Wisatawan Indonesia Kunjungi Sarawak
Rabu, 11 Desember 2024 12:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Malaysia, melalui Sarawak Tourism Board (STB), gencar melakukan rangkaian promosi wisata di Indonesia. Hasilnya, kunjungan wisatawan ke Sarawak, Malaysia, terus meningkat setiap tahunnya.
Berdasarkan data dari Sarawak Tourism Board (STB) mencatat sebanyak 540 ribu wisatawan Indonesia telah mengunjungi wilayah tersebut.
Director of Marketing ASEAN & Domestic STB Barbara Benjamin Atan mengatakan, sebagai upaya menarik lebih banyak pengunjung, pihaknya meluncurkan kampanye bertajuk "Gateway to Borneo".
Tujuannya adalah untuk mempromosikan Sarawak sebagai pintu gerbang ke Kepulauan Borneo, yang meliputi Kalimantan, Sabah, dan Brunei Darussalam.
Kampanye "Gateway To Borneo" kata Barbara, memberikan peluang bagi wisatawan untuk datang ke Sarawak terlebih duhulu, baru selanjutnya akan menjelajahi tempat-tempat wisata di Serawak dan wilayah lain di Kepulauan Borneo lainnya.
Baca juga : Pertamina JBB Hadirkan Inovasi Energi Terbarukan untuk Petani Mangga Indramayu
"Indonesia menjadi salah satu pasar pariwisata Serawak," ujar Barbara dalam kampanye "Gateway to Borneo" di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Selasa (10/12/2024).
Barbara berharap dengan adanya promosi pariwisata ini jumlah wisatawan asal Indonesia akan meningkat menjadi 609 ribu pada tahun 2025.
Manager ASEAN Sarawak Tourism Board (STB), Karmilla Kamaruddin menambahkan, Kuching sebagai ibukota Sarawak memiliki posisi strategis yang memungkinkan wisatawan dari Kalimantan Barat (Kalbar) untuk mengaksesnya melalui perjalanan darat yang membutuhkan waktu hanya enam hingga tujuh jam.
Sedangkan, bagi wisatawan dari Jakarta, kata dia, ada penerbangan langsung ke Kuching tersedia setiap hari melalui AirAsia Indonesia.
"Kami mempromosikan lima pilar, yaitu Culture, Adventure, Nature, Food dan Festival," kata Karmilla di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (10/12/2024).
Baca juga : Gelar Talenta Wirausaha 2024, BSI Targetkan 8.500 Peserta Dari Seluruh Indonesia
Karmilla menjelaskan, keunggulan Sarawak terletak pada kekayaan budayanya, karena memiliki 34 kelompok etnis, seperti Iban, Bidayuh, Melayu, dan Chinese, yang masing-masing menghadirkan tradisi, seni, serta kerajinan tangan yang khas.
Keragaman budaya tersebut kata dia, membuat Kuching dinobatkan sebagai "World Craft City" oleh World Craft Council, sehingga tradisi dan seni kerajinan tangan dari berbagai etnis ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan yang mencari pengalaman budaya yang autentik.
Selain itu, kata Karmila, Sarawak juga dikenal dengan kekayaan alamnya dengan hutan hujan tropis yang luas, wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas petualangan.
Mulai dari trekking, hiking, hingga menjelajahi gua-gua spektakuler di Taman Nasional Gunung Mulu.
Karmila berharap, adanya rute penerbangan baru yang menghubungkan Kalimantan dengan Sarawak, terutama dengan adanya rencana pemindahan ibu kota Indonesia ke Nusantara yang berada di Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim).
Baca juga : ASICS Hidupkan Sound Mind, Sound Body di Indonesia Melalui Karyawan
"Konektivitas yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari Indonesia, yang merupakan salah satu pasar bagi pariwisata Sarawak," terang dia.
Sebagai informasi, Sarawak menjadi rumah bagi dua situs warisan dunia UNESCO, yakni Taman Negara Mulu dan Taman Negara Niah, hingga terdapat pula lebih dari 30 taman nasional dan kawasan lindung yang menawarkan pengalaman alam yang memukau.
Tidak hanya itu, keberagaman budaya menjadi kekuatan utama Sarawak, dengan 34 kelompok etnis yang menghadirkan tradisi dan seni yang unik.
Dalam beberapa tahun terakhir, upaya untuk mempromosikan warisan budaya dan alam Sarawak terus dilakukan melalui berbagai kerja sama dengan maskapai seperti AirAsia dan asosiasi perjalanan seperti Asita dan Astindo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya