Dark/Light Mode

APP Group Dukung Pelepasan Ekspor Produk Hutan Bersertifikasi SVLK+

Selasa, 17 Desember 2024 12:57 WIB
Managing Director APP Group, Suhendra Wiriadinata (kiri) dan Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari, Dida Migfar Ridha. (Foto: Ist)
Managing Director APP Group, Suhendra Wiriadinata (kiri) dan Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari, Dida Migfar Ridha. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - APP Group turut mendukung acara Pelepasan Ekspor Produk Olahan Hasil Hutan Bersertifikasi SVLK+ yang digelar oleh Kementerian Kehutanan, Selasa (17/12/2024).

Acara ini berlangsung secara luring di Manggala Wanabakti dan diikuti oleh sejumlah perusahaan peserta secara daring. 

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan produk kehutanan Indonesia memenuhi standar keberlanjutan global, meningkatkan daya saing di pasar internasional, dan mendorong pengelolaan hutan yang legal serta transparan melalui Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK+).

Baca juga : Hari Anti Korupsi Sedunia, PTPN IV PalmCo Raih Sertifikasi SMAP

Dalam sambutan Menteri Kehutanan yang diwakilkan oleh Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari, Dida Migfar Ridha, peluncuran SVLK+, untuk memastikan setiap produk hasil hutan yang diekspor memiliki kepastian asal-usul bahan baku yang dapat dilacak secara akurat. “Teknologi berbasis spasial dalam sistem ini meningkatkan transparansi, menjamin legalitas produk, serta memastikan pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan bebas deforestasi,” ujarnya.

Dida juga mengungkapkan, nilai ekspor produk industri kehutanan hingga akhir 2024 telah mencapai 11,896 miliar dolar AS melampaui capaian tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan peran penting sektor kehutanan dalam mendukung perekonomian nasional meskipun dihadapkan pada tantangan pasar global yang semakin ketat.

Dalam seremoni pelepasan ekspor, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Tangerang Mill (IKPP Tangerang), unit usaha APP Group, secara simbolis mengekspor produk Colour Photocopy Paper seberat 15,68 metric ton. Produk tersebut telah memenuhi standar keberlanjutan internasional melalui sertifikasi SVLK+.

Baca juga : BUMA Rayakan 26 Tahun, Perkuat Jangkauan Global dan Diversifikasi Komoditas

Managing Director APP Group, Suhendra Wiriadinata menegaskan, komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan transparansi. “Keikutsertaan APP Group dalam acara ini mencerminkan komitmen kami terhadap transparansi, tanggung jawab lingkungan, dan keberlanjutan yang terintegrasi di seluruh rantai pasok kami,” ungkapnya.

Sebagai langkah nyata, APP Group telah mengembangkan aplikasi Product Tracing, yang memungkinkan pelanggan melacak produk secara detail menggunakan nomor Delivery Note (DN). Aplikasi ini memberikan informasi mengenai tanggal produksi, jalur produksi, asal bahan baku pulp dan kayu, hingga koordinat geografis sumber bahan baku. Sistem ini memastikan bahan baku berasal dari hutan tanaman industri, bukan dari deforestasi.

Untuk meningkatkan akuntabilitas, APP Group juga memanfaatkan teknologi GIS (Geographic Information System), yang membantu membedakan hutan industri dari hutan alami. Teknologi ini mendukung perencanaan dan pengawasan bahan baku secara berkelanjutan, sejalan dengan regulasi SVLK+ yang diatur dalam Surat Edaran Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari Nomor 4 Tahun 2024.

Baca juga : Golkar Dukung Ojol Tetap Bisa Pakai BBM Bersubsidi

Sertifikasi SVLK+ menjadi alat penting bagi APP Group dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional. Sistem ini sudah diimplementasikan oleh pelanggan APP Group di Eropa dan Asia, memberikan kepercayaan tambahan terhadap produk kehutanan Indonesia.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah bagian integral dari strategi bisnis kami. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat luas,” tutup Suhendra.

APP Group berkomitmen terus mendukung pemerintah dalam mempromosikan produk kehutanan yang berkelanjutan dan kompetitif, memastikan semua produk yang diekspor berasal dari bahan baku legal dan dikelola dengan prinsip keberlanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.