Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lantik 23 Pejabat Pimpinan Baru, Kemenkop Tancap Gas Program Kerja & Kelola Anggaran
Sabtu, 4 Januari 2025 07:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Koperasi (Kemenkop) melantik sebanyak 23 pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama baru di lingkungan Kemenkop.
Dengan adanya pelantikan di awal tahun ini, diharapkan membawa semangat baru bagi Kemenkop, dan sejalan dengan spirit periode Pemerintahan 2024-2029 Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengatakan, Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang berjalan, sangat menaruh perhatian besar terhadap peran koperasi dalam pembangunan selama lima tahun ke depan.
“Pemerintah memberikan ruang yang luas bagi koperasi untuk berkontribusi dalam menyejahterakan masyarakat,” ungkap Budi Arie dalam Upacara Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kemenkop di Kantor Kemenkop, Jumat (3/1/2025).
Budi Arie menyatakan, dukungan nyata Presiden Prabowo terhadap koperasi dibuktikan dengan beberapa kabar baik.
Pertama, adanya tambahan anggaran sebagai modal kepada koperasi dalam bentuk dana bergulir sebesar Rp10 triliun melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM).
Baca juga : Kemenpan RB Apresiasi Kinerja Aparatur Negara
“Ini bukti nyata dari rapat terbatas (ratas) bersama Presiden bahwa ada tambahan Rp10 triliun dana bergulir melalui LPDB-KUMKM. Semoga ini bisa membooster kita semua terhadap pengembangan koperasi, khususnya di sektor riil,” katanya.
Lebih lanjut Budi Arie mengatakan, angka tersebut bukan angka yang kecil, sehingga tanggung jawab besar. Untuk itu, ia meminta harus ada pengawasan.
Kedua, penyaluran pupuk bersubsidi dengan melibatkan koperasi. Ketiga, dorong untuk digitalisasi induk Koperasi Unit Desa (KUD).
“Keempat, Kemenkop terus berkoordinasi dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang harus menggunakan produk lokal. Melibatkan desa, koperasi dan BUMdes,” ucapnya.
Budi Arie menekankan, dengan jumlah staf Kemenkop yang relatif sedikit, pejabat pimpinan tinggi perlu mengembangkan team work yang solid dan efektif.
Selain itu, anggaran kementerian yang relatif terbatas harus digunakan secara efektif agar output dan outcome lebih tepat sasaran.
Baca juga : Sambut Nataru 2025, Kemnaker Apresiasi Program Servis Gratis di BBPVP Bandung
“Kemenkop harus bisa adaptif dan dinamis untuk menjawab kebutuhan koperasi modern. Untuk itu, saya minta kepada bapak dan ibu pejabat pimpinan tinggi agar mengkapitalisasi sumber daya manusia yang ada,” harapnya.
Budi Arie juga meminta, agar pejabat yang baru dilantik ini juga melakukan koordinasi internal dan koordinasi eksternal dengan stakeholder lain.
Secara khusus, sambungnya, Budi Arie menyampaikan beberapa instruksi untuk para pejabat yang baru saja dilantik. Yakni, memastikan kinerja pelaksanaan agenda kementerian koperasi dilakukan secara tercatat, terukur, dan berdampak positif secara signifikan bagi masyarakat.
“Harus juga menerapkan prinsip akuntabilitas di setiap kegiatan kementerian koperasi,” ujarnya.
Budi Arie juga meminta untuk menghindari ego sektoral baik di internal kementerian, maupun dengan stakeholder lain.
Ia juga mengingatkan kembali bahwa tanggung jawab yang diemban setelah pelantikan ini bukan tanggung jawab yang ringan.
Baca juga : Dualisme Kepemimpinan PMI Berakhir, Kemenkum Sahkan Kepengurusan JK
“Saya juga ingin mengingatkan kepada segenap keluarga besar Kemenkop, agar senantiasa bersinergi dalam melaksanakan program kerja dan mengelola anggaran sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” tuturnya.
Pihaknya juga memohon dukungan seluruh civitas Kemenkop, beserta ekosistem terkait untuk menyukseskan agenda-agenda yang telah dirancang bersama.
“Ke depan, saya minta kita semua untuk selalu optimis, kompak, solutif, inovatif, dan progresif,” ujarnya.
Berikut ini empat pejabat pimpinan tinggi madya yang dilantik. Yakni, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Henra Saragih, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari, dan Staf Ahli Bidang Kebijakan Publik Koko Haryono.
Selain itu, sepuluh pejabat pimpinan tinggi pratama. Mulai dari jabatan Kepala Biro, Sekretaris Deputi hingga Asisten Deputi. Dan sebanyak 9 pejabat sebagai pelaksana tugas (Plt), mulai dari jabatan Kepala Biro, Asisten Deputi hingga Sekretaris Deputi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya