Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Posko Nataru ESDM Resmi Ditutup
PLN Sukses Amankan Kelistrikan dan Catat Lonjakan Transaksi SPKLU
Kamis, 9 Januari 2025 18:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi menutup Posko Nasional Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Selama periode Posko Nataru yang berlangsung dari 19 Desember 2024 hingga 7 Januari 2025, sektor ESDM, termasuk kelistrikan, berada dalam kondisi aman.
PT PLN (Persero) berhasil memberikan pasokan listrik yang andal untuk mendukung kelancaran perayaan Nataru, dengan realisasi beban puncak nasional mencapai 39 Gigawatt (GW) dan daya mampu pasok sebesar 52 GW.
PLN juga mencatat peningkatan signifikan dalam transaksi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), dengan kenaikan transaksi sebesar 429 persen dan peningkatan kWh transaksi hingga 503 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada Nataru 2025, tercatat 48.254 transaksi pengisian daya, meningkat dari 11.245 transaksi di periode sebelumnya.
Baca juga : Menhub: Penumpang Angkutan Naik
Kenaikan juga terlihat pada jumlah kWh transaksi, dari 233.328 kWh pada Nataru 2024 menjadi 1.174.350 kWh pada tahun ini.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa kesuksesan ini merupakan hasil kerja keras lintas sektor.
"Sebagai bagian dari Satgas Nataru Kementerian ESDM, kami mengucapkan terima kasih atas arahan Menteri ESDM serta dedikasi seluruh insan PLN yang telah menjaga suplai listrik tetap andal selama momen Nataru," ujar Darmawan dalam keterangan tertulis perusahaan, Kamis (9/1/2025).
PLN mengerahkan 81.591 personel siaga yang tersebar di 4.336 posko di seluruh Indonesia. Mereka dilengkapi dengan peralatan seperti 1.792 unit genset, 735 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.282 Unit Gardu Bergerak (UGB), 370 unit crane, dan 179 Unit Kabel Bergerak (UKB).
Darmawan menjelaskan bahwa persiapan dilakukan jauh sebelum Nataru dimulai, termasuk memastikan seluruh lini kelistrikan dari pasokan energi primer hingga distribusi berada dalam kondisi prima.
Baca juga : 2024, Investasi Emas Catatkan Kinerja Oke
"Kami terus bersiaga hingga berakhirnya masa siaga Nataru pada 8 Januari 2025," tambahnya.
Dari sisi infrastruktur pengisian daya EV, PLN telah meningkatkan jumlah SPKLU menjadi 3.069 unit di 2.906 lokasi strategis di seluruh Indonesia.
Khusus jalur utama mudik seperti tol Trans Jawa dan Sumatera, tersedia 500 unit SPKLU di 297 lokasi, dengan jarak antar SPKLU sekitar 23 kilometer.
"Meski terjadi peningkatan signifikan, tidak ada laporan antrean panjang di SPKLU selama Nataru. Hal ini berkat penambahan SPKLU di jalur Trans Jawa-Sumatra dari 64 unit menjadi 500 unit," jelas Darmawan.
Menteri ESDM mengapresiasi kinerja Posko Nataru, termasuk PLN, yang mampu menjaga keamanan dan keandalan sektor energi selama periode siaga.
Baca juga : Evaluasi Nataru, BG Minta Pelayanan Daerah Bencana dam Waspadai Uang Palsu
"Semua berjalan baik berkat kekompakan dan kerja tim yang aktif. Saya berharap kinerja ini dapat diteruskan pada Posko Nasional Sektor ESDM untuk Ramadhan dan Idul Fitri mendatang," ujar Bahlil.
Bahlil juga mengajak semua pihak untuk memberikan apresiasi atas keberhasilan ini.
"Kalau bisa, tim Satgas ini yang tetap melanjutkan tugas di periode mendatang. Yang sudah bagus, biarkan tetap berjalan," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya