Dark/Light Mode

Posko Nataru Ditutup

Menhub: Penumpang Angkutan Naik

Selasa, 7 Januari 2025 07:30 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara resmi menutup Posko Pusat Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (6/1).
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara resmi menutup Posko Pusat Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (6/1).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 berlangsung lancar.

Menteri Perhubungan (Men­hub) Dudy Purwagandhi mengatakan, secara umum penyelenggaraan Nataru berjalan lan­car, aman dan selamat.

“Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah bersama-sama mensukseskan penyelenggaraan Nataru tahun ini,” kata Dudy saat penutupan Posko Angkutan Nataru di kantornya, Jakarta, Senin (6/1/2025).

Dudy mengungkapkan, pada Nataru kali ini pengguna angkutan umum meningkat 5,07 persen dengan jumlah penumpang sebesar 17.182.298, dibandingkan tahun sebelumnya 16.352.956.

Baca juga : Netizen Minta Polisi Gencarkan Sosialisasi

Adapun rincian pada angkutan umum, yakni moda angkutan jalan sebanyak 3.736.389 penumpang, naik 6,85 persen dari 2023 yaitu 3.496.946.

Moda kereta api sebanyak 4.088.680 penumpang, naik 6,76 persen dari 2023 yaitu 3.829.737.

Moda laut sebanyak 1.673.737 penumpang, naik 7,43 persen dari 2023 yaitu 1.557.917. Moda udara sebanyak 4.883.625 penumpang, naik 10,76 persen dari 2023 yaitu 4.409.234, dan moda penyeberangan sebanyak 2.799.867 penumpang turun 8,47 persen dari 2023 yaitu 3.059.122.

Sementara total pergerakan kendaraan keluar masuk Jakarta pada Nataru melalui tol sebesar 6.131.938, turun 1,12 persen jika dibandingkan dengan tahun 2023, yaitu 6.201.130.

Baca juga : Gerindra: Kejutan Dan Harapan Demokrasi

Sedangkan kendaraan ke­luar masuk Jabodetabek melalui jalan arteri (non-tol) sebe­sar 20.646.570 kendaraan untuk semua kendaraan, naik 2,63 persen dari 2023 sebesar 20.118.118 kendaraan.

Berdasarkan pemetaan pergerakan masyarakat yang dilaku­kan melalui Mobile Positioning Data (MPD) operator seluler, total pergerakan masyarakat yang terjadi secara nasional pada masa Nataru sebanyak 225,86 juta pergerakan.

Lalu, jumlah orang yang melakukan perjalanan atau mo­bilitas intra dan antar provinsi se-Indonesia adalah sebesar 94,67 juta orang.

Angka ini meleset dari pre­diksi Kemenhub sebelumnya, yaitu pergerakan 110,67 juta ma­syarakat sepanjang 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

Baca juga : Gus Ipul, Dudung Dan Gus Yasin Masuk Bursa Ketua Umum PPP

Dudy menilai, penurunan realisasi masyarakat yang be­pergian pada Nataru kali ini disebabkan berbagai faktor, antara lain cuaca, tidak ada izin libur, tidak cukup biaya, serta perayaan Idul Fitri atau lebaran yang berdekatan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.