Dark/Light Mode

BSI Proyeksi 185 Ribu Jamaah Haji Berangkat Tahun Ini

Selasa, 14 Januari 2025 17:39 WIB
BSI memproyeksi, sekitar 185 ribu calon jamaah haji Indonesia akan menabung di BSI dan berangkat pada musim haji tahun ini. (Foto: Dok. BSI)
BSI memproyeksi, sekitar 185 ribu calon jamaah haji Indonesia akan menabung di BSI dan berangkat pada musim haji tahun ini. (Foto: Dok. BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI memproyeksi, sekitar 185 ribu calon jamaah haji Indonesia akan menabung di BSI dan berangkat pada musim haji tahun ini.

Untuk itu, BSI menghimbau nasabah untuk melakukan persiapan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

“Kami bersiap mengoptimalisasi layanan jelang pelunasan haji yang saat ini tengah dikaji Pemerintah,” ucap Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna di Jakarta, Selasa (14/1/2025).

Baca juga : SIM Keliling Bekasi Senin 13 Januari Hadir Di Burger King Harapan Indah

BSI sebagai bank syariah dengan market share tabungan haji terbesar di Indonesia yakni 83 persen dari total secara nasional, memiliki amanah untuk memberikan informasi kepada calon jamaah haji Indonesia untuk dapat melunasi BPIH, sesuai dengan biaya yang ditetapkan Pemerintah dengan waktu yang ditentukan.

“Tahun ini kami juga menargetkan pertumbuhan tabungan haji BSI sekitar 13-15 persen. Lebih tinggi dari DPK (Dana Pihak Ketiga) BSI secara nasional,” ujarnya.

Sesuai data Kementerian Agama (Kemenag), estimasi perkiraan biaya pelunasan haji tahap I akan dimulai akhir Januari 2025 dan Tahap 2 fase terakhir pelunasan haji  pada Maret 2025.

Baca juga : DPR Soroti Rencana Arab Saudi Larang Jemaah Usia di Atas 90 Tahun Berangkat Haji

BSI telah menyiapkan seluruh BSI-Channel untuk kesiapan pelunasan BPIH jamaah. Yakni melalui Kantor cabang BSI seluruh Indonesia yakni 1.030 outlet terdiri dari Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu, Layanan SISKOHAT dimulai pukul 08.00-15.00 WIB, layanan Superapps BYOND by BSI dan jaringan BSI Agen seluruh Indonesia yang saat ini jumlahnya lebih dari 108 ribu agen tersebar dari Aceh sampai Papua.                                                                 “Sebagai bank syariah terbesar, kami optimis bahwa kami dapat memenangkan Top of mind dalam pendaftaran  haji. Ingat Haji berarti ingat BSI,” kata Anton.

Haji menjadi salah satu fokus perseroan dalam menumbuhkan dana murah atau DPK. Karena BSI memiliki market share tabungan haji di Indonesia.

Rata-rata tiap tahun, jumlah jamaah haji Indonesia yang menabung di BSI hampir 80-83 persen secara tahunan.

Baca juga : Prediksi Cuaca Depok Besok Kamis (9/1) Apakah Hujan atau Panas? Ini Info BMKG

BSI juga tercatat sebagai bank dengan payroll  nomor tiga di Indonesia. Dengan begitu, BSI bisa intensifikasi nasabah BSI yang sudah membuka payroll untuk kita tawarkan tabungan haji dan produk lainnya.

BSI pun bisa meningkatkan Product Holding Ratio (PHR). Ditambah lagi, total nasabah BSI mencapai 21 Juta.

“Artinya, kami memiliki peluang besar untuk meningkatkan tabungan haji secara nasional. Didukung dengan infrastruktur layanan outlet yang tersebar lebih dari 1.000 outlet, layanan BSI Agen dan juga digital melalui Byond by BSI,” pungkas Anton.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.