Dark/Light Mode

Gelar MIF 2025, Bank Mandiri Proyeksi 700 Investor Global Investasi Di Indonesia

Selasa, 21 Januari 2025 15:27 WIB
Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas kembali menggelar Mandiri Investment Forum (MIF) 2025, forum investasi terbesar di Indonesia. Foto: Bank.Mandiri)
Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas kembali menggelar Mandiri Investment Forum (MIF) 2025, forum investasi terbesar di Indonesia. Foto: Bank.Mandiri)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bersama Mandiri Sekuritas kembali menggelar Mandiri Investment Forum (MIF) 2025, forum investasi terbesar di Indonesia yang akan berlangsung pada 10-14 Februari 2025.

MIF 2025, diproyeksikan akan menarik lebih dari 25 ribu partisipan, termasuk 700 investor global dari 36 negara.

Dengan mengusung tema ‘Nourishing Future Growth,’ acara tahunan ini bertujuan menjadi wadah strategis. Khususnya, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan mengakselerasi investasi.

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Eka Fitria mengatakan, MIF 2025 telah dirancang untuk memberikan wawasan komprehensif kepada investor global mengenai prospek ekonomi Indonesia.

Eka mengatakan, momentum pertumbuhan ekonomi global yang tengah terjadi, menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya di panggung internasional.

Baca juga : Raker PDPI 2025, Upaya Wujudkan Kesehatan Paru Indonesia

“MIF 2025 menggambarkan optimisme terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang robust untuk tumbuh lebih tinggi dan berkesinambungan, serta mampu bertahan di tengah gejolak global,” ujar Eka dalam Konferensi Pers Pre-Event MIF 2025 di Jakarta, Selasa (21/1/2025).

Memasuki penyelenggaraan tahun ke-14, MIF telah menjadi acara yang sangat dinantikan para pelaku usaha, investor, dan pembuat kebijakan.

Forum ini tidak hanya menawarkan diskusi mendalam tentang kondisi ekonomi terkini, tetapi juga peluang untuk mengembangkan hubungan strategis antara berbagai pihak. Mulai dari Pemerintah, investor global, hingga perusahaan lokal.

Eka menambahkan, cakupan investor yang sangat luas ini, merupakan hasil kerja sama dan koordinasi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi (BKPM), Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, serta Kantor Luar Negeri Bank Mandiri.

“Kami berharap, MIF 2025 dapat menjadi katalis dalam meningkatkan investasi berkelanjutan dan mendukung perekonomian Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Baca juga : Bantu Kebutuhan Para Pensiunan, Bank Mandiri Taspen Hadirkan Tiga Pilar Mantap Indonesia

Sementara itu, Direktur Capital Market Mandiri Sekuritas Silva Halim menambahkan, MIF 2025 dilaksanakan dalam waktu yang sangat monumental, strategis bagi Indonesia atau di masa awal Pemerintahan baru.

“Kami senang untuk dapat melanjutkan komitmen mendukung pertumbuhan pasar modal dan ekonomi nasional Indonesia, dengan mengundang ratusan investor baik lokal maupun asing dalam kesempatan ini,” ujar Silva.

Mandiri Sekuritas lanjutnya, turut mendukung MIF 2025 dengan penyelenggaraan Site Visit dan Corporate Day yang akan dihadiri banyak investor asing. Seperti dari Singapura, Malaysia, Thailand, Hong Kong, Australia, negara-negara Eropa dan Amerika Serikat dengan total dana kelolaan global sebesar 18,65 triliun dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 304,7 kuadriliun, meningkat dari MIF 2024 tahun lalu yang sebesar 14 triliun dolar AS (Rp 228,7 kuadriliun).

“Kami yakin penyelenggaraan MIF sebagai Investment Forum terbesar di Indonesia, akan terus menjadi salah satu event pendukung pertumbuhan investasi dan ekonomi nasional Indonesia, terutama MIF 2025,” tuturnya.

Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menyampaikan optimisme terhadap prospek investasi di Indonesia semakin besar. Terutama dengan formasi pemerintahan baru yang berkomitmen melanjutkan reformasi ekonomi struktural.

Baca juga : Berkembang Di 100 Negara, RIIFO Siapkan Produk Pipa Berkualitas Di Indonesia

“Indonesia memiliki peluang besar untuk menarik lebih banyak investasi di tengah optimisme pasar global. Forum seperti MIF menjadi penting untuk memperkuat narasi tersebut dan memberikan kepercayaan kepada investor,” ujar Andry.

Adapun, agenda utama MIF 2025 akan berlangsung pada 11 Februari 2025 melalui konferensi bertajuk Macro Day.

Dalam acara ini, isu-isu global. Seperti ketahanan pangan, energi, dan tantangan ekonomi global akan dibahas secara mendalam oleh para pakar internasional dan pejabat Pemerintah.

Beberapa pembicara ternama yang akan hadir termasuk Pippa Malmgren, mantan penasihat Presiden Amerika Serikat, dan Dani Rodrik, Profesor Ekonomi Politik Internasional dari Harvard Kennedy School.

Selain itu, MIF juga turut mengundang Presiden Prabowo Subianto, Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Erick Thohir, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Kemudian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Indonesia Maruarar Sirait hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo yang akan menyampaikan pandangan mereka terkait kebijakan ekonomi dan strategi fiskal Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.