Dark/Light Mode

Bisnis Bulion, Deposito Emas Pegadaian Catat Rekor Hingga 200 Kg

Sabtu, 15 Februari 2025 13:24 WIB
Produk Deposito Emas Pegadaian. (Foto: Dok. Pegadaian)
Produk Deposito Emas Pegadaian. (Foto: Dok. Pegadaian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Produk Deposito Emas PT Pegadaian menjadi produk yang paling diminati masyarakat. Terutama sejak Pegadaian didapuk menjadi pelopor Kegiatan Usaha Bulion (Bank Emas).

"Deposito emas kami mencetak rekor lebih dari 200 kilogram (kg), semenjak produk tersebut launching di Aplikasi Pegadaian Digital pada Januari lalu," ungkap Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian Elvi Rofiqotul Hidayah, Sabtu (15/2/2025). 

Elvi menegaskan, upaya tersebut sejalan dengan misi dan program Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran. Khususnya, dalam sektor hilirisasi dan industrialisasi. 

Pihaknya bersyukur, kegiatan Usaha Bulion Pegadaian disambut baik oleh masyarakat Indonesia.

Baca juga : Bulan Depan, Semua Pegawai Otorita Akan Berkantor di IKN

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan usaha dan layanan terbaik untuk nasabah. Terutama dalam berinvestasi emas,” ujarnya. 

Deposito Emas merupakan salah satu produk andalan Bulion Pegadaian, yang dapat menjadi salah satu pilihan berinvestasi yang menjanjikan bagi masyarakat. Pasalnya, fitur penyimpanan sejumlah emas yang terstandarisasi, dipercayakan oleh masyarakat kepada lembaga jasa keuangan penyelenggaraan kegiatan usaha bulion, berdasarkan kesepakatan antara para pihak, dalam hal ini Pegadaian dan nasabah. 

Elvi menjelaskan, keunggulan dari Deposito Emas. Selain emas aman karena diasuransikan, nasabah tentunya akan mendapatkan imbal hasil dan tenor deposito juga fleksibel. 

Syarat dan ketentuan Deposito Emas, nasabah tentu harus memiliki rekening Tabungan Emas Pegadaian, melakukan upgrade menjadi akun premium pada Aplikasi Pegadaian Digital vers 6.1.0, dan bertransaksi minimal 5 gram. 

Baca juga : Deposito Emas Pegadaian Menarik Dan Menjanjikan

Elvi mengatakan, untuk semakin memantapkan diri menjalankan Kegiatan Usaha Bulion, Pegadaian akan menyelenggarakan berbagai kegiatan sebagai ajang sosialisasi dan literasi kepada masyarakat, terkait Layanan Usaha Bullion. 

Seperti Pegadaian Goes To Campus yang akan diadakan di The Gade Creative Lounge pada berbagai kampus ternama di Indonesia. 

Menurut Elvi, Pegadaian akan segera menyelenggarakan rangkaian untuk memperkenalkan Kegiatan Usaha Bulion, serta untuk semakin meningkatkan awareness dan pemahaman masyarakat. 

“Khususnya mahasiswa tentang investasi dan manfaat Layanan Bulion di Indonesia,” ujar Elvi.

Baca juga : BRI Apresiasi Pegadaian Raih Izin Usaha Bullion Dari OJK

Sebelumnya, Pegadaian resmi mengantongi izin menjalankan kegiatan usaha bulion yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada akhir Desember 2024. 

Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Bulion. Meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas. 

Pegadaian dinilai memiliki infrastruktur yang mumpuni menjadi lembaga penyaluran bulion. Mulai dari penyimpanan agunan gadai yang 90 persen berupa emas, ruang penyimpanan emas. Yakni, dengan standar Internasional terbesar di Indonesia hingga adanya beragamnya produk emas Pegadaian yang semakin melengkapi ekosistem emas tersebut. 

Kini, Pegadaian resmi menghadirkan fitur produk Deposito Emas yang dapat diakses melalui aplikasi Pegadaian Digital sejak 15 Januari 2025.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.