Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
3. Program Pembakaran yang Menguntungkan
Pengurangan pasokan secara berkala melalui proses pembakaran menciptakan potensi kenaikan harga jangka panjang.
4. Pertumbuhan DeFi dan NFT
BNB mendapat keuntungan dari ledakan minat pada aplikasi DeFi dan NFT yang menggunakan Binance Smart Chain.
Apa Itu Bitcoin?
Bitcoin adalah mata uang digital yang diciptakan pada tahun 2009 oleh seseorang atau kelompok yang menggunakan nama samaran Satoshi Nakamoto.
Bitcoin dirancang untuk menjadi sistem pembayaran peer-to-peer yang terdesentralisasi, tanpa keterlibatan pihak ketiga seperti bank atau institusi keuangan lainnya.
Bitcoin beroperasi di jaringan blockchain, sebuah teknologi buku besar digital yang mencatat semua transaksi secara transparan dan aman. Dengan pasokan maksimum 21 juta BTC, kelangkaan ini menjadi salah satu alasan utama mengapa Bitcoin dianggap sebagai "emas digital."
Perjalanan Harga BTC di Indonesia
Grafik BTC menunjukkan volatilitas harga yang signifikan sejak pertama kali diperkenalkan di pasar Indonesia. Berikut adalah ringkasan perjalanan harga BTC terhadap Rupiah Indonesia:
Baca juga : Bek Brighton & Hove Albion Pingin Masuk Timnas Indonesia
1. Masa Awal (2010 - 2015)
Pada awal kemunculannya, Bitcoin belum begitu dikenal di Indonesia. Harga BTC saat itu sangat rendah, dengan nilai kurang dari Rp1 juta per BTC.
2. Lonjakan 2017
Tahun 2017 menjadi momen penting dalam sejarah Bitcoin. Harga BTC melonjak hingga lebih dari Rp250 juta per BTC pada Desember 2017. Hal ini didorong oleh meningkatnya minat global terhadap mata uang crypto.
3. Kenaikan Besar 2021
Pada tahun 2021, Bitcoin mencapai harga tertinggi sepanjang masa, yaitu lebih dari Rp900 juta per BTC. Lonjakan ini terjadi karena adopsi massal, investasi institusional, dan meningkatnya minat investor ritel.
4. Volatilitas 2022 - 2024
Setelah kenaikan besar, Bitcoin mengalami beberapa periode koreksi. Meskipun demikian, BTC tetap menjadi salah satu aset digital yang paling diminati di Indonesia.
Faktor yang Mempengaruhi Harga BTC/IDR
Beberapa faktor utama yang mempengaruhi harga Bitcoin terhadap Rupiah Indonesia adalah:
1. Permintaan dan Penawaran Pasokan Bitcoin yang terbatas membuat harga sangat dipengaruhi oleh permintaan pasar. Ketika lebih banyak orang membeli Bitcoin, harganya cenderung naik.
Baca juga : L’Oréal Rayakan 45 Tahun Perjalanannya di Indonesia
2. Kebijakan Pemerintah
Regulasi cryptocurrency di Indonesia dapat berdampak besar pada harga BTC/IDR. Kebijakan yang mendukung adopsi crypto dapat meningkatkan harga, sedangkan kebijakan yang membatasi dapat menurunkannya.
3. Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS
Karena harga Bitcoin sering dihitung dalam Dolar AS (USD), fluktuasi nilai tukar USD terhadap IDR mempengaruhi harga BTC/IDR.
4. Adopsi Global
Berita tentang perusahaan besar atau negara yang mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran atau investasi dapat meningkatkan kepercayaan investor, yang akhirnya mendorong harga naik.
5. Halving Bitcoin
Setiap empat tahun sekali, jumlah Bitcoin baru yang dihasilkan dari proses penambangan (mining) berkurang setengahnya dalam sebuah proses yang disebut halving. Hal ini meningkatkan kelangkaan Bitcoin dan seringkali diikuti oleh kenaikan harga.
6. Sentimen Pasar
Emosi investor, baik optimisme maupun ketakutan, memainkan peran besar dalam menentukan harga Bitcoin.
Keuntungan Investasi Bitcoin
1. Potensi Keuntungan Besar
Bitcoin telah memberikan pengembalian investasi yang luar biasa selama satu dekade terakhir.
Baca juga : Hendri Satrio: Keamanan Siber, Kunci Sukses Digitalisasi Indonesia
2. Desentralisasi
Karena Bitcoin tidak dikendalikan oleh pemerintah atau institusi tertentu, nilainya tidak dipengaruhi oleh inflasi seperti mata uang fiat.
3. Aksesibilitas Global
Bitcoin dapat digunakan untuk transaksi lintas negara dengan biaya yang relatif rendah.
Binance Coin dan Bitcoin adalah dua cryptocurrency dengan keunikan dan utilitas yang berbeda. BTC dikenal sebagai pionir dan aset investasi utama di dunia crypto, sementara BNB menawarkan berbagai utilitas dalam ekosistem Binance.
Harga BNB dan BTC terhadap Rupiah Indonesia (IDR) dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk regulasi, sentimen pasar global, dan permintaan di pasar lokal. Bagi investor, memahami karakteristik dan potensi kedua aset ini sangat penting sebelum membuat keputusan investasi.
Sebagai catatan, investasi dalam cryptocurrency melibatkan risiko tinggi karena volatilitas pasar. Maka dari itu, selalu berprinsip pada DYOR (Do Your Own Research) yaitu lakukan riset mandiri terlebih dahulu sebelum berinvestasi dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin). Sehingga dapat diinvestasikan ke dalam mata uang crypto.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya