Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PFpreneur Jurus Pertamina Dorong Ribuan UMKM Berkarya
Jumat, 21 Februari 2025 10:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan mendorong transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation mengusung program PFpreneur bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perempuan (womenpreneur) untuk berkarya. Program ini memberikan stimulan, pendampingan, dan pengembangan wirausaha.
Setelah dibuka pada November lalu, kini program PFpreneur sudah masuk ke tahap kurasi final. Dari 13.860 UMKM, terseleksi 1.053 UMKM lolos ke tahap akhir ini, setelah melewati dua tahapan kurasi.
Kurasi dilakukan secara daring dengan metode pre-test dan post-test serta wawancara untuk menguji keterampilan dan pengetahuan mereka setelah diberikan beragam pelatihan dan pendampingan dari Pertamina. Pelaku usaha memaparkan business plan berbasis 5P (product, price, place, promotion, dan people) dan profil usaha pada aplikasi pemasaran.
Baca juga : Pertamina EP dan Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Kali Sewo
"Program PFpreneur Pertamina ini mendorong UMKM yang relatif baru, untuk berkembang. Melalui pendampingan dan pelatihan dari mentor ahli kewirausahaan, Pertamina mendorong UMKM menjadi lebih menarik dan berkualitas. Hal ini diharapkan menjadi modal dasar bagi UMKM untuk bisa lebih berdaya saing," jelas Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso.
Dari UMKM terpilih ini, akan diseleksi lagi menjadi 350 UMKM sebagai binaan program PFpreneur dan mengikuti tahapan inkubasi bisnis selama tiga bulan. Selain itu, memperoleh akses pembinaan lanjutan, seperti UMK Academy, bantuan legalitas sertifikasi, teknologi tepat guna dan akses pameran dari Pertamina.
Vice President CSR & SMEPP PT Pertamina (Persero) Rudi Ariffianto memberikan motivasi kepada para UMKM untuk tekun dalam mengikuti berbagai pelatihan maupun pembinaaan yang diselenggarakan Pertamina.
Baca juga : Pemprov Jakarta Didorong Tarik Retribusi Ke Warga Untuk Kelola Sampah
“Menuju UMKM yang berdaya saing butuh proses, bahkan mungkin prosesnya tidak mudah. Banyak binaan Pertamina yang kini punya kualitas ekspor mengikuti proses rangkaian pembinaan yang panjang dan banyak lika-liku. Namun, jangan khawatir, selama proses tersebut, banyak pengetahuan yang bisa diperoleh dari Pertamina maupun dari jejaring UMKM seluruh Indonesia untuk membuat usaha womenpreneur naik kelas,” ujar Rudi.
Kisah sukses alumni PFpreneur datang dari UMKM “Agromina Fiber” yang mendapatkan transaksi sebesar Rp 350 juta pada ajang Inacraft 2024. Selain itu, Mutiara Handycraft karya wirausaha difabel, mendapatkan transaksi home decor sebesar Rp 200 Juta di SMEXPO Yogyakarta 2024. Bahkan ketika diikutsertakan dalam Trade Expo Indonesia 2024, transaksinya menyentuh Rp 500 juta serta ekspor ke Australia. Sama halnya dengan Bananania yang mampu menjalin kerja sama dengan marketplace dari Kanada, Archipelago, pada ajang yang sama.
Direktur Operasi Pertamina Foundation Yulius S. Bulo berharap dengan adanya program PFpreneur, produk UMKM wirausaha perempuan bisa melebarkan sayap ke pasar yang lebih luas.
Baca juga : Tindak Pencurian Avtur, Pertamina Apresiasi TNI AL Lantamal I Belawan
“Harapannya, pelatihan-pelatihan yang telah diikuti dalam proses seleksi PFpreneur, meningkatkan kapasitas dan kompetensi, sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk. Ada pembekalan yang kami berikan selama tiga bulan ini, memperluas jangkauan produk UMKM wirausaha perempuan, dari lokal menjadi regional, nasional, bahkan internasional. Tentu yang paling penting juga adalah mampu ​​meningkatkan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif, sesuai Asta Cita pemerintah,” tutup Bulo.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Produsen Produk Olahan Pisang yaitu Bananania saat memperoleh kesepakatan pembelian dari Buyer Kanada pada Pameran Trade Expo Indonesia 2024 yang digelar di ICE BSD. Bananania sebagai salah satu UMKM pemberdayaan perempuan binaan Pertamina.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya