Dark/Light Mode

Perluas Kehadiran Di Asia Tenggara

Sanad dan Lion Air Teken Perjanjian MRO Baru

Rabu, 5 Maret 2025 17:35 WIB
Sanad, pemimpin solusi persewaan dan rekayasa kedirgantaraan global yang sepenuhnya dimiliki oleh sovereign investor Abu Dhabi, Mubadala Investment Company PJSC (Mubadala), menjalin kemitraan baru selama lima tahun dengan Lion Air, maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia. [Foto: Dok]
Sanad, pemimpin solusi persewaan dan rekayasa kedirgantaraan global yang sepenuhnya dimiliki oleh sovereign investor Abu Dhabi, Mubadala Investment Company PJSC (Mubadala), menjalin kemitraan baru selama lima tahun dengan Lion Air, maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia. [Foto: Dok]

 Sebelumnya 
Mansoor Janahi, Managing Director dan Group CEO di Sanad, mengatakan, perjanjian baru dengan Lion Air, maskapai penerbangan terbesar di Indonesia berdasarkan ukuran armada, semakin memperkuat kehadiran pasar global Sanad dan memantapkan posisi Abu Dhabi sebagai pusat terkemuka untuk solusi inovatif.

Kemitraan ini, lanjutnya, merupakan tambahan baru bagi basis pelanggan Sanad, yang terus berkembang dan dibangun di atas kemitraan yang sudah ada dengan maskapai penerbangan Indonesia, yang memperkuat fokus kami pada kawasan Asia Tenggara—pasar penerbangan dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

“Yang lebih penting, hal ini mencerminkan hubungan yang sukses antara UEA dan Indonesia dalam memajukan kerja sama ekonomi dan industri,” tegas Mansoor.

Baca juga : Antara Jihad Dan Fasad (Bagian 2)

Sementara Dennis Kirana, Wakil CEO Batam Aero Technics, Lion Air Group, menambahkan, “Keahlian dan kemampuan Sanad dalam memelihara armada V2500 kami, menjadikan mereka mitra yang sempurna,” ujarnya.

“Kemitraan ini, sangat penting untuk memastikan efisiensi, keselamatan, dan keandalan armada V2500 kami yang berkelanjutan, yang sangat penting bagi operasi kami,” lanjut Dennis.

Lebih jauh, masih menurut lanjut Dennis, perjanjian ini mewakili lebih dari sekadar kesepakatan bisnis, namun ini adalah kolaborasi strategis yang mencerminkan hubungan yang kuat dan terus berkembang antara Indonesia dan UEA di sektor penerbangan.

Baca juga : Antara Jihad Dan Fasad (Bagian 1)

Dengan pengalaman lebih dari 38 tahun dalam perawatan dan perbaikan mesin pesawat, Sanad telah melayani lebih dari 600 mesin V2500 sejak 2012. Basis kliennya yang luas mencakup lebih dari 30 maskapai penerbangan dan 10 mitra strategis yang berasal dari seluruh Timur Tengah, Eropa, Afrika, Amerika, dan Asia.

Kemitraan ini semakin memperkuat peran Sanad sebagai penyedia jasa perawatan dan perbaikan yang independen dan terkemuka, selaras dengan reputasi Abu Dhabi yang terus berkembang sebagai pusat penerbangan global dan sejalan dengan visi strategis UEA tentang pembangunan ekonomi dan industri di pasar internasional.

Sanad Group (Sanad) diketahui adalah pemimpin solusi persewaan dan rekayasa kedirgantaraan global yang berkantor pusat di Abu Dhabi dan sepenuhnya dimiliki oleh Mubadala Investment Company PJSC.

Baca juga : Melindungi Kesehatan Warga Negara Yang Akan Ke Luar Negeri

Dengan lebih dari 35 tahun pengalaman operasional, Sanad menyediakan layanan perawatan, perbaikan, dan pemeriksaan menyeluruh (MRO) kelas dunia dan solusi pembiayaan bagi para pemimpin dalam penerbangan komersial. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.