Dark/Light Mode

PLN Pulihkan 100 Persen Jaringan Listrik Pascabanjir di Jabodebek

Jumat, 7 Maret 2025 17:08 WIB
Petugas PLN memastikan jaringan listrik yang berpotensi terendam air untuk keamanan ketenagalistrikan bagi warga. (Dok. PLN)
Petugas PLN memastikan jaringan listrik yang berpotensi terendam air untuk keamanan ketenagalistrikan bagi warga. (Dok. PLN)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 100 persen jaringan kelistrikan yang terdampak banjir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.

Hingga Kamis (6/3), lebih dari 200 ribu pelanggan yang sebelumnya terdampak kini kembali menikmati pasokan listrik PLN.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya Lasiran menjelaskan bahwa penyalaan kembali jaringan kelistrikan di Jakarta dan sekitarnya berhasil dilakukan pada Rabu (5/3) sekitar pukul 19.00 WIB.

Untuk mempercepat pemulihan, PLN telah mengerahkan 2.148 personel yang bersiaga memastikan pasokan listrik aman dan stabil.

"Alhamdulillah, seluruh pelanggan terdampak di wilayah Jakarta kini telah kembali menikmati listrik. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi luar biasa seluruh petugas di lapangan serta dukungan dari berbagai pihak yang membantu kelancaran proses ini," ujar Lasiran dalam keterangan tertulis, Jumat (7/3).

Baca juga : Fenomena PHK Massal di 60 Perusahaan, Ini Kata Pakar Mediator

Ia menambahkan bahwa sebelum listrik dinyalakan kembali, PLN telah melakukan serangkaian assessment menyeluruh guna memastikan keamanan jaringan listrik di daerah terdampak.

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, saat banjir terjadi, kami melakukan tindakan preventif berupa penghentian sementara aliran listrik. Dengan pulihnya pasokan listrik ini, kami berharap masyarakat yang terdampak dapat segera kembali ke rumah dan melanjutkan pemulihan pascabanjir," ungkapnya.

Lasiran juga menjelaskan bahwa selama banjir, tim PLN bersiaga 24 jam untuk mencegah risiko korsleting listrik.

Begitu air mulai surut, petugas PLN langsung bergerak melakukan pengecekan di perumahan warga serta gardu-gardu PLN.

Setelah pembersihan dan pengecekan menyeluruh dilakukan, PLN berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait untuk menyalakan listrik kembali secara bertahap dengan aman.

Pemulihan Listrik di Jawa Barat

Baca juga : KAI Sediakan Pos Kesehatan Di Seluruh Stasiun LRT Jabodebek Selama Ramadan

Tak hanya di Jakarta, pemulihan listrik juga telah berhasil dilakukan di wilayah Jawa Barat yang terdampak banjir, seperti Bekasi, Depok, dan Bogor.

General Manager PLN UID Jawa Barat Agung Murdifi, mengungkapkan bahwa pasokan listrik di wilayah tersebut telah 100 persen pulih pada Kamis (6/3) sekitar pukul 22.30 WIB.

Selama masa pemulihan, PLN UID Jawa Barat menerjunkan 261 personel siaga yang bekerja 24 jam untuk mempercepat pemulihan listrik.

"Pasokan listrik di Bekasi, Depok, dan Bogor telah kembali normal. Pelanggan di wilayah kerja PLN UID Jawa Barat yang sebelumnya terdampak kini dapat menikmati listrik kembali," ujar Agung.

Banjir yang melanda berbagai wilayah di Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir memaksa PLN untuk menghentikan sementara suplai listrik di 760 Gardu Distribusi guna menghindari potensi bahaya bagi masyarakat.

Baca juga : Gubernur Pramono Kirim 200 Personel Bantu Tangani Banjir Di Babelan Bekasi

Agung menegaskan bahwa selama proses pemulihan, PLN tetap mengutamakan aspek keselamatan.

"Meski listrik telah kembali normal, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. PLN juga siap melayani pengaduan kelistrikan 24 jam melalui berbagai saluran, seperti aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, atau kantor unit PLN terdekat," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.