Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,53 persen ke level Rp 16.515 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.428 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,13 persen, baht Thailand turun 0,11 persen, yuan China minus 0,1 persen, dolar Taiwan melemah 0,09 persen, dolar Singapura minus 0,04 persen, dolar Hongkong turun 0,01 persen, dan peso Filipina naik 0,08 persen.
Baca juga : Data Ritel AS Loyo, Rupiah Menguat Ke Rp 16.391
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,05 persen ke level 102,94. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro stagnan di level Rp 17.994, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,08 persen ke level Rp 21.493, terhadap dolar Australia menguat 0,15 persen ke level Rp 10.521.
Analis Pasar Keuangan, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah melemah karena pasar khawatir akan kebijakan tarif yang dilancarkan Presiden AS Donald Trump memicu isu perang dagang dan pelambatan ekonomi global.
Baca juga : Awal Pekan Rupiah Melesat Ke Posisi Rp 16.329
Ia mengatakan, hal tersebut bisa menyebabkan aliran modal keluar dari Indonesia dan penurunan nilai rupiah. Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 16.380-Rp 16.500 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya