Dark/Light Mode

Bayer Pharmaceuticals Proyeksikan Pengembangan Dan Peluncuran Obat Unggulan

Rabu, 9 April 2025 10:35 WIB
Bayer mengumumkan kemajuan signifikan dalam strategi pertumbuhan dan pengembangan farmasinya dalam agenda tahunan bertajuk Pharma Media Day. Foto: Istimewa
Bayer mengumumkan kemajuan signifikan dalam strategi pertumbuhan dan pengembangan farmasinya dalam agenda tahunan bertajuk Pharma Media Day. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Perusahaan multinasional asal Jerman, Bayer, telah mengumumkan kemajuan signifikan dalam strategi pertumbuhan dan pengembangan farmasinya dalam agenda tahunan bertajuk “Pharma Media Day”.

“Tahun 2025 menjadi tahun peluncuran penting bagi Bayer Pharmaceuticals, dan kami telah mengerahkan segala upaya untuk memaksimalkan kekuatan pengembangan obat-obatan kami,” kata Anggota Dewan Manajemen Bayer AG, dan Presiden Divisi Pharmaceuticals Bayer, Stefan Oelrich, Rabu (9/4/2025).

Dijelaskannya, sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan bisnis farmasi, Bayer melakukan investasi besar dalam bidang penelitian dan pengembangan.

Tujuannya, untuk mempercepat inovasi medis dan membangun pipeline atau jalur pengembangan obat jangka panjang.

“Termasuk onkologi, penyakit kardiovaskular, neurologi, penyakit langka, dan imunologi,” rincinya.

Baca juga : Hari Raya Nyepi, BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako Hingga Renovasi Pura Di Tabanan

Stefan juga menyebut, Bayer juga membuat kemajuan signifikan dalam platform terapi sel dan gen, mencapai tonggak pencapaian uji klinis yang penting, terutama di bidang pengobatan penyakit parkinson.

“Strategi pertumbuhan kami berjalan sesuai rencana dan memberikan nilai yang signifikan. Tahun ini, kami akan meluncurkan sejumlah produk terobosan dengan potensi penjualan yang luar biasa,” tambahnya.

Diungkapkannya, melalui penilaian dan prioritas yang ketat, Bayer fokus pada pengembangan program-program kunci dengan potensi besar. Bayer, telah meningkatkan kualitas pengembangan obat-obatannya.

Tahun ini, katanya, Bayer berencana menghadirkan beberapa pilihan pengobatan baru. Pertama, memperluas portofolio kardiologi dengan terapi baru untuk transthyretin amyloid cardiomyopathy (kardiomiopati amiloid yang dimediasi transthyretin) di Eropa.

Kedua, pilihan pengobatan baru untuk pasien gagal jantung dan fraksi ejeksi ventrikel kiri 40 persen atau lebih jenis gagal jantung yang umum terjadi, akan tersedia pada akhir tahun 2025.

Baca juga : Tinjau Bandara Soetta, Kapolri Pastikan Pengamanan dan Pelayanan Mudik Optimal

Ketiga, pengobatan inovatif bebas hormon untuk meringankan gejala vasomotor sedang hingga berat pada wanita menopause.

Keempat, opsi pengobatan baru untuk pria dengan kanker prostat metastatik yang sensitif terhadap hormon, semakin memperkuat posisi Bayer sebagai pemimpin di bidang ini.

Wakil Presiden Eksekutif, Strategi Produk Global dan Komersialisasi, dan Anggota Tim Kepemimpinan Divisi Pharmaceuticals Bayer, Christine Roth mengungkapkan pihaknya tengah membentuk era baru dalam dunia pengobatan.

“Dengan keyakinan bahwa kami tidak hanya dapat mentransformasi perawatan pasien melalui inovasi terobosan dan portofolio produk yang tangguh, tetapi juga mempercepat akses pasien ke obat-obatan baru,” kata Christine Roth.

Menurutnya, setiap pengembangan baru membawa pihaknya selangkah lebih dekat untuk mewujudkan visi Bayer. Yaitu, mengobati yang tak terobati, menyembuhkan penyakit, dan menciptakan harapan.

Baca juga : Himperra: Program 3 Juta Rumah, Pengembang Belum Punya Peran yang Jelas

“Dalam acara Pharma Media Day ini, kami menekankan kemajuan penting, termasuk pengobatan baru untuk transthyretin amyloid cardiomyopathy dan gagal jantung, serta opsi bebas hormon untuk gejala menopause yang akan segera hadir. Kami juga menantikan persetujuan regulasi untuk pengobatan onkologi yang menjanjikan di tahun 2025, yang menekankan komitmen kami terhadap inovasi dalam bidang kesehatan," lanjutnya.

Sementara, Anggota Komite Eksekutif Divisi Farmasi Bayer dan Kepala Penelitian dan Pengembangan, Dr. Christian Rommel, Ph.D. menyebut Bayer telah melakukan transformasi strategis dalam pengembangan obat-obatan.

Diceritakannya, pada tahun 2024, uji klinis Fase III tahap akhir telah memberikan hasil yang positif, dampak nyata dari peningkatan kemampuan dan fokus pada prioritas strategis.

“Pengembangan obat-obatan tahap awal kami yang baru akan mendorong pertumbuhan jangka panjang dan memungkinkan kami untuk mengembangkan pengobatan tertarget yang memberikan peningkatan hasil pengobatan signifikan pada pasien. Kini, kami siap menghadirkan terapi inovatif yang dapat mengubah hidup pasien, sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," ujar Rommel.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.