Dark/Light Mode

Pekerja Bandara Mogok Kerja, Ratusan Penerbangan Di Jerman Dibatalkan

Senin, 10 Maret 2025 19:59 WIB
Ilustrasi Bandara Frankfurt (Foto: Pexels)
Ilustrasi Bandara Frankfurt (Foto: Pexels)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ratusan penerbangan di seantero Jerman terpaksa dibatalkan, menyusul aksi mogok nasional para pekerja bandara terkait masalah gaji.

Aksi mogok yang dipimpin oleh serikat pekerja Verdi dimulai secara tak terduga di Bandara Hamburg pada Minggu (9/3/2025), sebelum meluas menjadi aksi mogok nasional.

Penumpang di Frankfurt, Munich, Berlin, dan pusat-pusat utama lainnya diminta untuk tidak bepergian ke bandara, karena operasionalnya sangat terganggu.

Frankfurt yang merupakan bandara tersibuk di Jerman memastikan, para penumpang tidak akan dapat naik pesawat. Transit penerbangan juga akan terdampak.

Verdi, yang mewakili pekerja sektor publik dan transportasi, saat ini terlibat dalam perselisihan terkait upah dan kondisi kerja.

Baca juga : Pertamina Peduli Salurkan Bantuan Ke Warga Korban Banjir Di Jakarta Selatan

Media Jerman melaporkan, ribuan penerbangan dapat dibatalkan sepanjang hari. Ini mengganggu perjalanan lebih dari 500 ribu penumpang.

Maskapai penerbangan Lufthansa yang berpusat di Frankfurt, mengonfirmasi penundaan dan pembatalan besar-besaran di semua maskapainya.

Sementara Bandara Munich mengingatkan soal jadwal penerbangan yang menjadi sangat berkurang.

Menanggapi hal ini, Katja Bromm selaku juru bicara Bandara Hamburg - yang membatalkan 143 keberangkatan pada Senin (10/3/2025), mengecam aksi mogok Verdi, yang menurutnya tidak terhormat.

Karena menyerukan pemogokan tanpa pemberitahuan di awal musim liburan.

Baca juga : Bangun Jakarta Anti Korupsi, Pramono-Rano Minta Pendampingan Kejagung

"Aksi mogok hari Minggu berlebihan dan tidak adil bagi puluhan ribu traveler, yang tidak ada hubungannya dengan perselisihan tersebut," kata Bromm, seperti dilansir BBC, Senin (10/3/2025).

Kepada media Jerman, seorang juru bicara Verdi mengakui, aksi mogok ini berdampak pada banyak orang. Tetapi menurutnya, gangguan semacam ini perlu dilakukan untuk mendapatkan tawaran yang lebih baik dari para pengusaha.

Total 1.770 jadwal penerbangan dari Bandara Frankfurt disebut telah dibatalkan. Sementara Bandara Munich, diprediksi akan membatalkan 820 penerbangan.

Ratusan pembatalan juga membayangi Bandara Stuttgart, Dusseldorf, Cologne, dan Berlin.

NDR melaporkan, banyak penumpang yang telah mendaftarkan bagasi, mengalami masalah untuk mengembalikannya. Selain itu, pemogokan juga telah menyebabkan lalu lintas udara di Bandara Hanover terhenti.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan & Kecamatan Tebet Sinergi Implementasi Program Jamsostek

Di luar bandara, Verdi juga menyerukan pemogokan dalam pengumpulan sampah di beberapa kota Jerman, termasuk Berlin, Essen, dan Kiel. Sejak pekan lalu, tempat sampah di kota-kota itu tidak dikosongkan.

Serikat pekerja menuntut kenaikan gaji sebesar 8 persen bagi pekerja bandara, atau setidaknya lebih dari 350 euro atau setara Rp 6,2 juta per bulan plus bonus yang lebih tinggi, serta waktu istirahat tambahan.

Sejauh ini, para pengusaha menolak tuntutan tersebut karena dianggap tidak terjangkau.

Kantor berita DPA menyebut, pemogokan lebih lanjut diperkirakan akan terjadi pada minggu ini, di fasilitas yang dioperasikan pemerintah federal dan pemerintah daerah.

Perundingan putaran berikutnya akan berlangsung di Potsdam pada Jumat (14/3/2025).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.