Dark/Light Mode

Kuartal l 2025, Garuda Terbangkan 2,6 Juta Penumpang

Sabtu, 12 April 2025 08:07 WIB
Kuartal l 2025, Garuda Terbangkan 2,6 Juta Penumpang

RM.id  Rakyat Merdeka - Garuda Indonesia mencatatkan kinerja cukup baik di kuartal l 2025. Di Januari hingga Maret 2025, Garuda Indonesia mengangkut 2,6 juta penumpang. 

Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani mengungkapkan, angka ini tumbuh 48 persen dibandingkan kuartal l 2023 yang hanya 1,8 juta penumpang.

Jumlah penumpang juga tumbuh 10 persen dibandingkan kuartal I 2024, yang tercatat sebanyak 2,4 juta penumpang. 

Kinerja positif ini tercermin dalam tingkat keterisian penumpang (seat load factor), yang diproyeksikan mencapai 80,51 persen pada kuartal I 2025. 

Angka ini lebih tinggi dari tahun 2023 yang hanya 72,30 persen, dan 2024 yang mencapai 73,89 persen. 

Baca juga : Gerindra Senang Banget

"Angka pertumbuhan penumpang signifikan," kata Wamildan di Jakarta, Sabtu (12/4/2025). 

Wamildan menambahkan, angkutan kargo turut mencatatkan pertumbuhan yang positif. 

Pada kuartal I 2025 ini, Garuda Indonesia mencatatkan jumlah angkutan kargo sebesar 34.715,57 ton, tumbuh sebesar 39 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2023 sebesar 25.053,35 ton. 

Angka ini juga tumbuh sebesar 3 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2024 sebesar 33.735 ton. 

Menurut Wamildan, capaian ini merupakan awal dari upaya perbaikan kinerja Garuda Indonesia untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan maskapai. 

Baca juga : Lobi Tarif Impor, Airlangga Terbang Ke AS Pekan Depan

"Meningkatnya permintaan angkutan penumpang di awal tahun, yang biasanya periode low season dalam industri penerbangan, memberi optimisme tersendiri bagi Garuda Indonesia yang tengah menjalankan serangkaian langkah transformasi strategis untuk memastikan keberlangsungan perusahaan," ujarnya. 

Wamildan menuturkan, upaya perbaikan kinerja Garuda Indonesia dilakukan melalui peningkatan keandalan operasional, optimalisasi kapasitas produksi secara berkelanjutan, penyesuaian rute yang selaras dengan kebutuhan dan permintaan pasar, serta penguatan sinergi dengan ekosistem pariwisata dan transportasi nasional.

Hasil dari perbaikan kinerja tersebut diproyeksikan akan mendongkrak kinerja keuangan, termasuk dalam memperbaiki posisi cash flow

Hal tersebut juga meningkatkan kemampuan likuiditas perusahaan antara lain untuk memenuhi komitmennya dalam perjanjian perdamaian PKPU. 

Memanfaatkan momentum positif ini, Garuda Indonesia akan terus memperkuat landasan operasional dan organisasinya. Hal ini dilakukan melalui program transformasi berkelanjutan yang mencakup refocusing anggaran, optimalisasi armada, serta penguatan level of service, dan keunggulan maskapai yang telah memiliki standar keselamatan dan kenyamanan tinggi. 

Baca juga : Angkutan Lebaran 2025, Tiket KA Jarak Jauh dan Lokal Terjual 4,1 Juta Lebih

Dalam aspek organisasi, perbaikan yang dilakukan termasuk optimalisasi pelatihan pilot berbasis kinerja, perbaikan sistem tunjangan pegawai, serta optimalisasi sistem transportasi darat untuk awak kabin, kesemuanya dilakukan sesuai dengan peraturan Pemerintah dan praktik industri yang relevan.

"Di tengah berbagai tantangan, Garuda Indonesia optimis transformasi yang sedang berjalan ini akan memperkuat kinerja perusahaan, sekaligus memastikan pertumbuhan korporasi yang sehat dan berkelanjutan ke depan," pungkas Wamildan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.